Dukung Masa Depan Atlet, Menpora Erick Thohir Siapkan Dana Pensiun hingga Sekolah Berbasis DBON

Jakarta, PR Politik – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menggelar pertemuan silaturahmi dengan insan media untuk menyosialisasikan program strategis Kemenpora tahun 2026, Selasa (24/2) malam. Fokus utama program tahun ini mencakup jaminan hari tua bagi para pejuang olahraga serta penguatan ekosistem kepemudaan yang lebih modern.

Menpora Erick menegaskan bahwa kesejahteraan atlet setelah masa bakti berakhir menjadi prioritas yang tengah dimatangkan pemerintah.

“Untuk keolahragaan, selain fokus utama untuk peningkatan prestasi atlet di ajang Olimpiade, Asian Games hingga SEA Games, Menpora Erick juga menyampaikan akan ada program dana pensiun atlet yang sampai saat ini masih akan digodok untuk mencari formulasi terbaik bagaimana penyaluran dana pensiun bisa berjalan baik,” ujarnya.

Dalam upaya mencetak bibit unggul, Kemenpora bersinergi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengintegrasikan 21 cabang olahraga yang masuk dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) ke kurikulum sekolah.

  • Tingkat SD, SMP, & SMA: Implementasi 21 cabor unggulan.

  • Tingkat SMA: Penekanan pada Mother of Sports (Atletik, Renang, Senam).

“Untuk yang SMA nantinya akan diberikan pilihan menjalankan cabor Mother of Sport (renang, atletik, senam). Itu disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah,” tambahnya.

Di bidang kepemudaan, Erick Thohir memperkenalkan sejumlah program baru yang dirancang untuk menjawab tantangan generasi muda saat ini, termasuk penyatuan berbagai kegiatan kepemudaan dalam satu payung besar.

“Untuk program kepemudaan kita ingin fokus menjalankan program yang sesuai dengan kondisi anak muda. Seperti Youth Camp, Indonesia Youth Summits hingga lomba debat dan pidato untuk anak muda,” jelasnya.

Program-program ini bertujuan memberikan akses bagi pemuda untuk menyampaikan gagasan demi kemajuan bangsa.

Guna memperkuat ekosistem olahraga, Kemenpora telah menjalin kesepakatan dengan berbagai kementerian, termasuk Kemendagri, Kemenpar, dan Kementerian UMKM. Sinergi ini mencakup pembentukan Satuan Tugas (Satgas) untuk mengoptimalkan pengelolaan aset-aset olahraga di daerah agar lebih produktif.

Baca Juga:  Perdalam Hubungan Bilateral, Wamenkeu Thomas Djiwandono Bertemu PM Lawrence Wong di Singapura

“Alhamdulillah kerjasama kita dengan kementerian lain seperti dengan Kemendagri, Kementrian UMKM sudah ada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang akan menindak lanjuti terkait pengelolaan aset-aset olahraga di daerah, dan akan dibentuk satgas. Bahkan dengan Kemenpar sendiri Alhamdulillah kita sudah diberikan 9 job desk,” katanya.

Menutup keterangannya, Menpora berharap media dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal seluruh program ini agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi dunia olahraga Indonesia.

sumber : Kemenpora RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru