Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Anis Matta menegaskan bahwa dunia internasional perlu menghukum Israel atas kejahatan yang telah dilakukan terhadap rakyat Palestina di Gaza. Menurutnya, kejahatan ‘mega crime’ yang terjadi selama perang panjang ini tidak bisa dilupakan dan harus ada jaminan bahwa peristiwa serupa tidak akan terulang dalam sejarah kemanusiaan.
“Karena itu, Pemerintah dan rakyat Indonesia menyambut baik gencatan senjata yang telah tercapai dalam perang Palestina-Israel selama 15 bulan ini,” ujar Anis Matta dalam keterangannya, Sabtu (18/1/2025).
Anis Matta mengapresiasi kerja keras pemerintah Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat dalam mencapai kesepakatan gencatan senjata ini. Sebagai bentuk dukungan, ratusan warga Indonesia berkumpul di depan kedutaan besar AS di Jakarta pada Jumat (17/1/2025) untuk menunjukkan solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Kegiatan tersebut direncanakan akan berlanjut selama dua hari ke depan, melibatkan berbagai lembaga, komunitas, dan organisasi yang peduli dengan isu Palestina.
Baca Juga: Gus Ipul: Pendidikan Kunci Kesempatan bagi Keluarga Kurang Beruntung
Presiden Prabowo Subianto, menurut Anis Matta, mendukung penuh perjanjian gencatan senjata yang ditengahi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, untuk mengakhiri perang yang telah menewaskan banyak anak-anak, perempuan, dan laki-laki di Palestina, khususnya di Gaza.
“Jika perjanjian tersebut benar-benar dilaksanakan, komunitas internasional harus memainkan tiga peran utama,” kata Anis Matta.
Peran pertama adalah memantau pelaksanaan syarat-syarat perjanjian agar dilaksanakan sesuai jadwal yang telah disepakati. Kedua, membangun kembali Gaza sebagai tanggung jawab bersama. “Kita semua menyaksikan genosida ini dalam waktu 15 bulan, dan komunitas internasional harus segera membangun kembali Gaza dan mengirimkan bantuan kemanusiaan,” ujarnya.
Ketiga, Anis Matta menekankan pentingnya tidak melupakan genosida yang dilakukan oleh pemerintah Israel terhadap rakyat Palestina, dan mendesak masyarakat internasional untuk memastikan para pelaku genosida diadili secara adil.
Terkait rekonstruksi Palestina, Anis Matta menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendukung Palestina hingga mencapai kemerdekaannya dan berpartisipasi dalam rekonstruksi Gaza. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) saat ini sedang mengoordinasikan kegiatan amal dengan lembaga swadaya masyarakat di Indonesia untuk Palestina.
Ia juga menyebutkan bahwa koordinasi ini mencakup kerja sama dengan negara-negara Asia Tenggara, termasuk Malaysia, dalam membantu Palestina di bidang kemanusiaan dan pembangunan.
“Momentum gencatan senjata ini adalah kemenangan rakyat Gaza dan seluruh rakyat Palestina, serta kemenangan kemanusiaan secara global,” pungkas Anis Matta.
Sumber: partaigelora.id















