Jakarta, PR Politik – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima kunjungan kehormatan dari jajaran delegasi Women’s Wing People’s Action Party (PAP) Singapura—partai penguasa di Negeri Singa. Pertemuan strategis yang dipimpin langsung oleh Sim Ann, yang juga menjabat sebagai Menteri Senior Negara Urusan Luar Negeri Singapura, berlangsung di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Selasa (19/5).
Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, menyambut hangat kedatangan rombongan tersebut. Ia menilai ruang komunikasi antarpartai lintas negara seperti ini bernilai sangat berharga, terutama dalam menghadapi dinamika sosiopolitik global saat ini.
“Inisiatif Women’s Wing PAP ini adalah inisiatif yang sangat baik dan semoga ini menjadi momen yang sangat penting untuk memperkuat relasi dan kerjasama kita ke depan,” ujarnya dalam sambutannya.
Ia memaparkan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura yang selama ini telah mengakar kuat di level eksekutif perlu didukung oleh instrumen diplomasi alternatif. PKS mendorong adanya perluasan kerja sama yang menyentuh berbagai sektor strategis lainnya di luar jalur formal pemerintahan.
“Diplomasi dan kerjasama government to government adalah keniscayaan, tapi itu tidak cukup. Diplomasi dan kerjasama harus diperluas, bukan hanya government to goverment tapi juga business to business, community to community, people to people, party to party,” jelasnya secara terperinci.
Lebih lanjut, Kholid menggarisbawahi adanya titik temu ideologis antara PKS dan PAP, khususnya mengenai keberpihakan terhadap penguatan institusi keluarga sebagai pilar sosial paling mendasar dalam sebuah negara. Melalui forum ini, kedua belah pihak dapat saling bertukar sudut pandang serta metodologi empiris dalam mengawal isu-isu perempuan dan perlindungan keluarga.
“Saya kira kita memiliki persamaan pandangan bahwa institusi keluarga saat ini semakin dibutuhkan kekuatannya, dan nanti kita bisa berbagi pandangan dan pengalaman dengan Women’s Wing PAP,” ungkapnya.
Di sisi lain, PKS juga membuka diri untuk menyerap keunggulan tata kelola yang dimiliki Singapura. Kholid menyatakan partainya siap mempelajari lebih dalam mengenai implementasi sistem meritokrasi dalam birokrasi pemerintahan serta penguasaan teknologi tingkat tinggi yang sejauh ini berhasil diterapkan oleh Singapura dengan sangat presisi.
Pascapidato sambutan, agenda dilanjutkan dengan sesi diskusi panel yang berjalan dinamis dan hangat. Forum ini mempertemukan 22 delegasi Women’s Wing PAP dengan jajaran pengurus DPP PKS serta para legislator perempuan PKS dari tingkat pusat hingga daerah.
sumber : PKS















