Jakarta, PR Politik – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) terus mengakselerasi program pembangunan dan pemberdayaan desa melalui strategi kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut diwujudkan lewat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kemendes PDT dengan PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) serta Yayasan Educare Smart Serbaindo (YESS) pada Kamis (20/8).
Sekretaris Jenderal Kemendes PDT, Taufik Madjid, menegaskan bahwa sinergi bersama kemitraan swasta dan yayasan menjadi kunci penting dalam menjangkau puluhan ribu desa di seluruh Indonesia.
“Jumlah desa di Indonesia itu 75.266, olehnya Kemendes perlu kolaborasi untuk meastikan pembangunan desa terus berjalan,” katanya.
Ia menyampaikan pesan Menteri Desa PDT agar kesepakatan tertulis ini tidak berhenti di atas kertas, melainkan segera ditindaklanjuti dengan realisasi konkret di lapangan. Hasil akhir yang ditargetkan dari seluruh kemitraan ini adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara nyata.
Salah satu fokus utama kerja sama dengan PT PLN EPI adalah penyediaan akses energi terbarukan dan penuntasan persoalan desa-desa yang hingga kini belum teraliri arus listrik secara optimal.
Di samping isu pembangunan, ia juga meneruskan arahan Mendes PDT kepada seluruh jajaran keluarga besar Kemendes PDT untuk responsif dalam menyikapi dinamika informasi di ruang publik, khususnya media sosial.
“Kita diharapkan beri clarified jika temukan narasi atau konten negatif di media sosial,” katanya.
Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid bersama Ketua Pengurus Harian Yayasan Educare Smart Serbaindo (YESS), Ichsan Ridwan, yang berfokus pada program Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal.
Selanjutnya, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa dan Daerah Tertinggal (PEID) Kemendes PDT, Tabrani, bersama Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia, Hokkop Situngkir, dengan disaksikan oleh Sekjen Taufik Madjid. Kerja sama ini mengusung tajuk Pengembangan Ekosistem Biomassa Berbasis Ekonomi Kerakyatan Melalui BUM Desa untuk Mendukung Transisi Energi dan Pencapaian Target Net Zero Emission di Desa dan Daerah Tertinggal.
Pada saat yang sama, Kepala BPSDM PMDDT Kemendes PDT, Agustomi Masik, juga menandatangani PKS teknis bersama Ketua Pengurus Harian YESS, Ichsan Ridwan.
Agenda penting tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Kemendes PDT Sugito, serta jajaran Staf Khusus Kementerian Desa PDT di antaranya Yahdil Abdi Harahap, Fahad Attamimi, dan Andi Rahmah.
sumber : Kemendes















