Buka Musda VI Demokrat Aceh, AHY Minta Kader Perkuat Soliditas dan Rapatkan Barisan

Banda Aceh, PR Politik – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Provinsi Aceh yang diselenggarakan secara daring pada Selasa (19/8).

Dalam amanatnya, ia mengimbau seluruh kader dan pengurus Partai Demokrat di Tanah Rencong untuk memperkokoh konsolidasi dan soliditas internal organisasi. Langkah ini dinilai sangat penting demi mengembalikan kejayaan Partai Demokrat sebagai kekuatan politik yang diperhitungkan, baik di jajaran pemerintahan maupun di parlemen.

Ia menggarisbawahi bahwa perbedaaan pandangan serta kontestasi dalam arena Musda merupakan bagian alami dari dinamika demokrasi partai. Namun demikian, begitu keputusan organisasi telah ditetapkan, seluruh elemen kader wajib bersatu kembali di bawah naungan partai.

“Kontestasi adalah bagian dari proses demokrasi dan organisasi. Setelah keputusan ditetapkan, mari kita kembali bersatu dan saling merangkul karena kita berada dalam satu rumah perjuangan yang sama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan jati diri Partai Demokrat sebagai partai nasionalis-religius yang harus konsisten menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat, tanpa perlu menunggu momentum politik jelang pemilu semata.

“Mari kita rapatkan barisan, bekerja dengan ketulusan hati, dan berikhtiar dengan cara-cara yang baik demi membawa Partai Demokrat kembali meraih kemenangan,” katanya.

Senada dengan AHY, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, yang hadir secara langsung di lokasi acara menegaskan bahwa Musda VI merupakan tonggak sejarah penting bagi perjalanan kepengurusan Partai Demokrat di Aceh.

Ia mengingatkan agar seluruh jajaran tidak menyempitkan makna Musda sebatas ajang perebutan posisi pimpinan DPD semata. Sebaliknya, momentum ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk menyelaraskan kekuatan internal menghadapi peta politik 2029.

“Musda jangan hanya dimaknai sebagai kontestasi untuk memilih ketua. Yang lebih penting adalah bagaimana Musda ini menjadi momentum konsolidasi dan memperkuat soliditas kader,” ujarnya.

Baca Juga:  Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf Lepas Relawan dan Bantuan Rp1 Miliar untuk Gempa NTT

Lewat landasan persatuan dan kerja-kerja terukur pasca-Musda VI, Partai Demokrat Aceh diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang tangguh guna memberikan pengabdian politik terbaik bagi masyarakat Aceh dan Indonesia.

sumber : Partai Demokrat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini