Mentan Amran Ajak GP Ansor Jadi Motor Pangan Dunia, Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur dan Hilirisasi

Bandung, PR Politik – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membakar semangat kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk bersama membangun kedaulatan pangan Indonesia dan kemandirian ekonomi rakyat. Mentan meyakini, peran anak bangsa, termasuk GP Ansor yang memiliki potensi kader berlimpah, dapat mengantarkan Indonesia menjadi negara adidaya (superpower).

“Kami ingin pemuda yang mengantarkan Indonesia menjadi negara superpower. Aku ingin Ansor ambil bagian menjaga negeri dan menggerakkan ekonomi rakyat. Kalau 8 juta kader GP Ansor bergerak, bisa menggoncang dunia,” kata Mentan Amran saat menjadi narasumber dalam Simposium Gerakan Ekonomi Rakyat yang digelar GP Ansor di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10).

Di hadapan pimpinan wilayah Ansor dari 34 provinsi, Mentan Amran mendorong kader menjadi motor penggerak ekonomi rakyat dari sektor pertanian. “Indonesia dapat menjadi superpower itu lompatannya dari sektor pertanian. Dan GP Ansor dapat menciptakan episentrum ekonomi baru dari sektor pertanian di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

Salah satu program kolaboratif yang disorot Mentan adalah pengembangan jagung dari benih yang dihasilkan oleh pemuda Ansor. Ia mendorong penanaman jagung dikembangkan pada lahan 1.000 hektare dengan dukungan bantuan dan pendampingan dari Kementerian Pertanian (Kementan).

”Ini aku mau kawal. Nanti GP Ansor tanam jagung, gunakan bibit yang telah dihasilkan itu. Siapkan kluster 1.000 hektare, usahakan Januari-Februari panen, aku datang. Kalau ini berhasil, kita sebarkan benihnya ke seluruh Indonesia,” paparnya.

Mentan juga mendorong GP Ansor memetakan lahan-lahan tidur di berbagai daerah untuk produksi pangan maupun hilirisasi komoditas perkebunan. “Mimpi kita ke depan kita lakukan hilirisasi. Ada investasi Rp371 triliun kita hilirisasi kelapa, kaako, kacang mete, dan sebagainya. Oleh karena itu, bangunkan lahan-lahan yang tidur. Saya ingin pemuda Ansor menjadi bagian dari sejarah kebangkitan pertanian Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Subianto Bertemu PM Anwar Ibrahim: Mempererat Hubungan Bilateral Indonesia-Malaysia

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharuddin, menegaskan komitmen untuk menjadi mitra strategis Kementan. Salah satu gerakan yang tengah dilaksanakan adalah pembentukan kelompok usaha untuk pengembangan peternakan ayam terpadu di 22.800 desa/kelurahah se-Indonesia.

”Kita ingin mengembangkan peternakan skala 5.000 ekor dengan tiap kabupaten dilengkapi RPU (rumah potong unggas) beserta cold storage dan gudang. Pelan-pelan kita kembangkan hulu-hilirnya dari pabrik DOC, pabrik pakan dari jagung yang ditanam teman-teman. Dengan begini, kita berharap menggerakkan ekonomi desa,” terangnya.

Addin menambahkan, gerakan ini bertujuan menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan ketersediaan protein nasional. Ia pun menyebut Mentan Amran sebagai teladan: “Kami terinspirasi oleh Pak Menteri Amran… Dengan seluruh perangkat yang kita miliki, kita siap menjadi tulang panggung Pak Menteri untuk mewujudkan swasembada pangan dan menghajar mafia pangan,” pungkasnya.

 

 

sumber : Kementan RI

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru