Pinrang, PR Politik – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya untuk terus membumi di tengah masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui konsistensi penyelenggaraan program sosial “Jumat Berkah” yang rutin digulirkan setiap pekan di berbagai wilayah.
Pada aksi teranyar yang berlangsung Jumat (15/5), jajaran kader beserta simpatisan DPW PSI Sulsel turun langsung menyambangi sekaligus menyalurkan paket bantuan kepada masyarakat di Desa Malimpung, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang.
Gerakan kemanusiaan ini ditegaskan sebagai bagian dari strategi sosial PSI Sulsel untuk tidak melulu berfokus pada dinamika politik praktis, melainkan lebih menekankan pada urgensi kehadiran riil di lapangan, khususnya bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan afirmasi dan dukungan sosial.
Dalam suasana yang sederhana namun inklusif, para kader partai berlambang mawar tersebut memanfaatkan momentum untuk berinteraksi, berdialog, serta menyerap langsung aspirasi dan kebutuhan pokok warga setempat sebelum menyerahkan bantuan kepedulian.
Melalui konsistensi program Jumat Berkah ini, PSI Sulsel membidik penguatan kedekatan emosional (Beloved Kemitraan) dengan konstituen di akar rumput, sekaligus memantik kembali spirit gotong royong dan solidaritas komunal di daerah. Bagi internal pengurus, agenda menyapa warga dinilai sebagai kewajiban ideologis, bukan sekadar seremonial periodik.
“Kami ingin memastikan bahwa PSI selalu dekat dengan masyarakat, bukan hanya saat momentum politik, tetapi dalam keseharian melalui aksi-aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya,” tegas Ketua Departemen Media PSI Sulsel, Zainal Abidin.
Aksi simpatik ini menuai respons positif dari penduduk Desa Malimpung. Kehadiran para politisi muda ini dinilai membawa energi segar sekaligus menjadi bukti empiris bahwa nilai-nilai filantropi tetap dapat berjalan pararel dalam membangun jembatan komunikasi antara partai politik dan publik.
Melalui perluasan jangkauan program Jumat Berkah, PSI Sulsel berharap budaya saling berbagi terus mengakar kuat di Sulawesi Selatan. Langkah ini sekaligus menjadi pesan edukasi politik bahwa kerja-kerja kepartaian harus ditampilkan dengan wajah yang lebih humanis, inklusif, serta berdampak langsung pada kesejahteraan harian masyarakat.
sumber : PSI















