Dorong Deteksi Dini, Perempuan Kementerian Kehutanan Peringati Bulan Kesadaran Kanker Payudara Lewat Bincang Sehat

Jakarta, PR Politik – Dalam rangka Bulan Kesadaran Kanker Payudara Tahun 2025, Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Kehutanan menggelar Bincang Sehat dengan tajuk Peran Perempuan dalam Pencegahan Kanker Payudara: Gaya Hidup Sehat dan Deteksi Dini di Jakarta, pada Jumat, (24/10).

Ibu Nurlaili Raja Antoni, selaku Penasihat I DWP Kementerian Kehutanan, menyambut baik dan mengapresiasi acara ini, menekankan pentingnya ketahanan fisik dan mental bagi para perempuan di lingkungan Kementerian Kehutanan.

“Perempuan di lingkungan Kementerian Kehutanan memiliki peran ganda yang luar biasa. Kita tidak hanya mengurus keluarga, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pelestarian hutan dan lingkungan. Sebuah tugas yang mulia dan membutuhkan ketahanan fisik serta mental yang prima,” tambah istri dari orang nomor satu di Kementerian Kehutanan.

Ibu Nurlaili mengajak seluruh perempuan hebat di Kementerian Kehutanan untuk memanfaatkan forum ini sebagai ajang untuk belajar, bertanya, dan menguatkan komitmen diri, serta meningkatkan kesadaran, literasi kesehatan, dan hilangnya stigma dan ketakutan.

Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Ibu Laksmi Wijayanti, berbagi pengalamannya sebagai penyintas kanker payudara.

“Awalnya saya sama sekali tidak tahu dan tidak ada gejala apapun. Setelah pemeriksaan rutin dan melakukan pencitraan resonansi magnetik (MRI), barulah terdeteksi bahwa saya terkena kanker payudara. Setelah melalui second opinion, mempertimbangkan saran dan masukan dari orang-orang terdekat, saya memantapkan hati untuk menjalani seluruh proses penyembuhan,” ungkap Ibu Laksmi.

Sejak tiga tahun lalu, Ibu Laksmi aktif memberikan pendampingan, menekankan betapa pentingnya dukungan bagi penderita. Ia mendorong para perempuan Kementerian Kehutanan untuk bergaya hidup sehat dan melakukan deteksi dini kanker payudara melalui mamografi.

Baca Juga:  Tonggak Sejarah Diplomasi: Bahasa Indonesia Resmi Dipakai di Sidang Umum UNESCO, Mendikdasmen Serukan Perlindungan di Gaza

Senada, Penasihat II DWP Kementerian Kehutanan, Ibu Gina Rohmat Marzuki, yang juga berbagi pengalaman mendampingi penderita kanker di Karawang, menyoroti pentingnya dukungan moril dan material.

Ibu Nurlaili sepakat dengan pentingnya penerapan pola hidup sehat dan deteksi dini. “Mari kita semua menjadi Duta Kesadaran Kanker Payudara. Menjadi motor penggerak sebagai pelopor dalam mengkampanyekan pola hidup sehat dan deteksi dini kanker. Sebarkan informasi ini kepada keluarga, tetangga, dan rekan kerja kita,” pungkas Ibu Nurlaili.

Acara ini turut menghadirkan Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Onkologi RSUPN Cipto Mangunkusumo (Ibu Dr. dr. Diani Kartini, SpB(K)Onk.) dan konsultan kanker dari Lembaga Kanker Indonesia.

 

 

sumber : Kemenhut RI

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru