Frederik Kalalembang Serukan Tindakan Tegas untuk Berantas Judi Online

Jakarta, PR Politik – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Frederik Kalalembang, menyerukan langkah tegas untuk memberantas judi online yang semakin meresahkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa akar masalah sulitnya melacak pelaku judi online terletak pada penggunaan SIM card prabayar yang sering dipalsukan.

“Saya sudah menyampaikan kepada Menteri agar penggunaan SIM card prabayar diperketat. Ini adalah sumber awal dari praktik judi online. Kalau kita benar-benar serius mau membasmi dan memberantas judi,” ujar Frederik, yang mewakili Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan 3, dalam pernyataannya, Rabu (8/1/2025).

Frederik menjelaskan bahwa kemudahan memperoleh SIM card prabayar tanpa verifikasi identitas yang ketat telah membuka peluang bagi pelaku kejahatan, termasuk judi online, untuk beroperasi tanpa rasa takut. “Sekarang, SIM card prabayar bisa dibeli dengan data palsu. Bahkan ada yang langsung siap pakai menggunakan identitas orang lain. Kasihan masyarakat yang identitasnya disalahgunakan oleh penjahat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti peran e-wallet seperti OVO dan Dana yang mengharuskan pengguna mendaftar dengan SIM card. “Kalau datanya palsu, bagaimana pihak berwajib bisa melacak? Polisi kesulitan menangkap pemain, apalagi bandar yang server-nya di luar negeri,” katanya.

Frederik mengusulkan agar setiap pengguna hanya diperbolehkan memiliki maksimal dua SIM card prabayar. Jika ingin menambah, SIM card lama harus dihentikan. “Proses registrasi juga harus sesuai dengan data KTP dan KK yang valid,” tambahnya.

Dalam pernyataannya, Frederik juga mengungkapkan banyaknya pengaduan dari masyarakat terkait penipuan dan pemerasan yang melibatkan SIM card palsu. “Tidak sedikit yang menelepon saya meminta bantuan karena menjadi korban penipuan. Setelah dicek, pelakunya menggunakan identitas palsu,” ujarnya.

Frederik berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas untuk mengatasi masalah ini. “Selama SIM card bodong masih ada, judi online tidak akan pernah berhenti. Ini harus segera ditindaklanjuti demi melindungi masyarakat,” tutupnya.

 

Sumber: fraksidemokrat.org

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Opini