Tebing Tinggi, PR Politik – Keterbatasan kesempatan bertanding menjadi salah satu tantangan utama bagi para pecatur lokal dalam mengasah dan meningkatkan kemampuan. Latihan rutin dinilai tidak cukup tanpa adanya pengalaman bertanding secara langsung untuk menguji strategi sekaligus membangun mental kompetisi.
“Catur dipilih sebagai medium untuk mewadahi minat warga, sekaligus mempertemukan para pecatur dalam sebuah kompetisi,” kata Ketua DPD Partai Perindo Kota Tebing Tinggi, Muhammad Erwin Harahap, terkait Turnamen Catur Non Master yang digelarnya akhir pekan lalu.
Turnamen yang berlangsung di Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Rambung, Kecamatan Tebing Tinggi Kota tersebut diikuti oleh 42 peserta dari kalangan pecatur lokal. Kompetisi ini diselenggarakan melalui kerja sama dengan Klub Catur C2K yang diketuai oleh Ahmad Sorry Silaban.
Bagi para peserta, kejuaraan ini menjadi momentum krusial untuk menguji ketangkasan dalam situasi kompetitif serta memperluas pengalaman menghadapi beragam variasi gaya permainan lawan. Ajang ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan tempat bertukar pengalaman bagi komunitas pecinta catur setempat.
Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan komitmen Partai Perindo dalam menghadirkan program berbasis partisipasi masyarakat di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara.
“Kami ingin kehadiran Partai Perindo bisa dirasakan, melalui kegiatan yang dekat dengan minat masyarakat. Kami membuka ruang bagi para pecatur untuk bertanding, bertemu dan mengembangkan kemampuan mereka melalui kompetisi,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi tersebut.
Antusiasme juga datang dari orang tua peserta, salah satunya Dewi Sri Hutabarat yang mendampingi putrinya bertanding.
“Pesertanya lebih banyak yang senior, tapi anak gadisku senang sekali bisa menambah pengalaman. Di antara 42 peserta, hanya 4 orang yang junior dan keempatnya dapat angpao dari anggota DPRD Tebing Tinggi,” ungkapnya.
Tingginya partisipasi peserta membuktikan bahwa minat terhadap olahraga catur masih memiliki basis yang kuat di tingkat daerah. Kehadiran turnamen berkala seperti ini diharapkan dapat menjadi wadah kompetisi yang konsisten demi mencetak pecatur daerah yang berdaya saing.
sumber : Perindo















