Banjarnegara, PR Politik (12/12) – Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Rofik Hananto, menyerahkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dalam acara yang diselenggarakan di SMK Cokroaminoto 2 Banjarnegara pada Selasa (10/12). Acara ini dihadiri oleh Kepala Sekolah SMK Cokroaminoto 2, Ngusman, dan Ketua Plt Umum Yayasan Pendidikan Islam Cokroaminoto, Budi Santoso.
Rofik menjelaskan bahwa program yang diberikan pemerintah ini bertujuan untuk memastikan anak-anak di Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik. “Bantuan ini diberikan dalam bentuk uang tunai untuk perluasan akses, serta kesempatan belajar kepada siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga biaya pendidikan tidak menjadi hambatan bagi anak-anak di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan,” ujar Rofik.
Bantuan Program Indonesia Pintar diberikan kepada siswa yang aktif bersekolah di SD, SMP, atau SMA/K, berasal dari sekolah di bawah naungan Kementerian Pendidikan Nasional, dan memiliki orang tua dengan penghasilan kurang dari Rp 5.000.000 per bulan. Jenis SK PIP dibagi menjadi tiga, yaitu SK Pemberian, SK Nominasi, dan SK Relaksasi. SK Pemberian adalah penerima yang sudah memiliki rekening PIP dan dapat langsung mencairkan dana. SK Nominasi adalah penerima yang harus mengaktifkan rekening di bank penyalur, sedangkan SK Relaksasi adalah dana yang sudah masuk ke rekening penerima.
Baca Juga: Fraksi PKS Dorong Peningkatan Hubungan Ekonomi dengan Amerika Serikat
Kepala Sekolah SMK Cokroaminoto 2, Ngusman, mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan PIP yang telah diberikan, dengan total nominal mencapai lebih dari Rp 500 juta. “Saya berterima kasih kepada pihak-pihak yang membantu adanya program PIP di sekolah ini. Alhamdulillah, sekolah kami mendapat bantuan PIP dengan jumlah penerima sebanyak 383 siswa, yang jika ditotal bisa mencapai lebih dari Rp 500 juta,” ungkap Ngusman.
SMK Cokroaminoto 2 Banjarnegara mencatat jumlah penerima PIP terbanyak di Banjarnegara dengan 383 siswa. Rincian bantuan mencakup SK Pemberian sebanyak 29 siswa, SK Relaksasi sebanyak 354 siswa, di mana 174 siswa menerima Rp 900.000 dan 209 siswa menerima Rp 1.800.000. Total bantuan mencapai Rp 532.800.000.
Rofik Hananto berharap Program Indonesia Pintar dapat mencegah putus sekolah, meningkatkan angka partisipasi sekolah, membantu siswa menyelesaikan pendidikan menengah, dan meringankan biaya pendidikan.
Sumber: fraksi.pks.id















