Kunjungan Kerja Komisi XII DPR, Muh Haris PKS Soroti Kebakaran Smelter PT Freeport Indonesia

Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Muh Haris (tengah) melakukan kunjungan kerja bersama rombongan Komisi XII DPR RI di Smelter PT Freeport Indonesia, Gresik. | Foto: Istimewa

Jakarta, PR Politik (17/11) – Muh Haris, Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, menyoroti insiden kebakaran yang terjadi di Smelter PT Freeport Indonesia, Gresik, saat melakukan kunjungan kerja bersama rombongan Komisi XII DPR RI pada Jumat, 15 November 2024.

Kebakaran tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi menghambat target operasional dan hilirisasi industri tambang yang merupakan prioritas nasional. Muh Haris berharap pemulihan dapat segera dilakukan agar smelter kembali beroperasi dengan optimal.

“Kebakaran ini tentu menjadi hambatan, namun saya yakin PT Freeport Indonesia dapat segera melakukan pemulihan yang cepat dan menyeluruh. Proyek ini sangat strategis, sehingga kita semua berharap operasional smelter dapat kembali berjalan sesuai target,” ujar Muh Haris.

Selain membahas kebakaran, kunjungan kerja tersebut juga fokus pada evaluasi manfaat hilirisasi tambang bagi masyarakat lokal. Muh Haris mempertanyakan klaim kontribusi ekonomi proyek ini yang disebut mencapai Rp 1,5 triliun, seraya meminta penjelasan rinci terkait bentuk manfaat konkret seperti lapangan kerja, dukungan terhadap UMKM, atau pembangunan infrastruktur publik.

“Kita perlu memastikan angka Rp 1,5 triliun ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar. Transparansi dalam penyampaian manfaat ekonomi sangat penting, agar program hilirisasi ini tidak hanya menjadi proyek besar di atas kertas,” tegasnya.

Muh Haris juga mengingatkan pentingnya mitigasi risiko bencana, seperti gempa bumi, yang pernah menjadi tantangan dalam pembangunan smelter tersebut. Ia menekankan pentingnya penerapan standar keamanan tinggi untuk memastikan keberlangsungan proyek strategis nasional ini.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen DPR RI dalam mengawal proyek smelter PT Freeport Indonesia, agar tidak hanya memberikan nilai tambah ekonomi tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal. Hilirisasi tambang diharapkan menjadi katalisator pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  M Hasanuddin Wahid Distribusikan Beasiswa PIP untuk 42 Ribu Pelajar di Malang Raya

Baca Juga: Muhammad Kholid Minta Pemerintah Tinjau Ulang Kenaikan PPN 12% di Tengah Lemahnya Daya Beli Masyarakat

Sumber: fraksi.pks.id