Ekonomi Lesu, Perindo Guyur Dana Stimulan Modal untuk 20 Pelaku UMKM di Tulehu

Ambon, PR Politik – Gelombang ketidakpastian ekonomi yang belum stabil terus memaksa para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memutar otak demi mempertahankan sekaligus mengembangkan roda bisnis mereka. Di tengah situasi pelik tersebut, penguatan pilar ekonomi kerakyatan dinilai menjadi draf langkah krusial agar sektor usaha mikro tetap tumbuh, menciptakan lapangan kerja baru, dan menjaga daya beli masyarakat di tingkat akar rumput.

Sebagai draf aksi nyata memperkokoh ekonomi kerakyatan, Ketua DPW Partai Perindo Maluku, Welhelm Daniel Kurnala, menyalurkan bantuan dana stimulan secara langsung kepada 20 pelaku UMKM yang tersebar di kawasan Batu Kuda dan Dusun Sari Madu, Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu. Suntikan dana segar ini diplot khusus untuk mempertebal draf modal usaha produktif warga.

Anggota DPRD Provinsi Maluku tersebut menegaskan bahwa draf penyaluran bantuan ini tidak bersifat searah atau sekadar membagikan uang tunai. Pihaknya menerapkan sistem draf kurasi ketat yang disesuaikan secara presisi dengan kebutuhan riil operasional masing-masing pelaku usaha agar stimulus yang diberikan berdampak masif.

“Apa saja yang menjadi kebutuhan UMKM pasti dibantu. Tapi itu disertai observasi lapangan dan analisis agar dijadikan sebuah keputusan untuk perorangan atau kelompok usaha agar segera dibantu,” katanya saat diwawancarai, Senin (13/7).

Ia yang juga duduk sebagai legislator di Komisi IV DPRD Maluku ini tidak menampik bahwa lesunya draf perputaran uang di pasar domestik menjadi tantangan berat bagi warga yang menggantungkan hidupnya pada sektor informal. Oleh karena itu, dana stimulan ini wajib dikelola secara bijak agar mampu memicu draf perputaran modal yang sehat.

“Ekonomi kita saat ini lagi lesu, tidak stabil. Tapi dengan adanya dana stimulan ini dapat dimaksimalkan dengan baik untuk kepentingan usaha masyarakat,” tuturnya membedah draf kondisi makro ekonomi daerah.

Tak berhenti di situ, komitmen kepedulian tersebut diwujudkan lewat penyerahan bantuan material bangunan berupa semen dan besi untuk mempercepat draf pembangunan pagar Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Dusun Sari Madu. Dukungan fisik ini digelontorkan untuk menyokong aksi swadaya masyarakat yang tengah mengekstensi pagar pembatas TPU sepanjang hampir 500 meter.

Baca Juga:  Targetkan 1,7 Juta Pasukan "Sahabat PKS", PKS Luncurkan Sistem Digital Terintegrasi Amankan Jaringan Saksi

Aksi blusukan lintas batas ini memicu draf apresiasi dari mantan anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Faisal Tawanella. Ia mengaku kagum lantaran Welhelm yang notabene terpilih dari daerah pemilihan (dapil) lain justru menunjukkan atensi politik yang jauh lebih konkret ketimbang legislator internal wilayah tersebut.

“Yang dari Dapil Maluku Tengah saja tidak pernah datang. Pak Welhelm dari Dapil lain justru datang bersilaturahmi dengan masyarakat, sekaligus memberikan bantuan untuk pembangunan pagar TPU dan dana stimulan UMKM. Ini sangat luar biasa,” pungkasnya mengakhiri draf testimoni politiknya.

sumber : Partai Perindo