Jakarta, PR Politik – Ketua DPP PKS Bidang Kepemudaan, Aang Kunaifi, menegaskan bahwa seluruh kader muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengemban amanah penting sebagai juru bicara partai untuk menyebarluaskan nilai-nilai perjuangan di ruang publik maupun platform digital.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam ajang Influencer Muda Club di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Ahad (18/10).
“Sesungguhnya kita punya tugas sebagai juru bicara partai, sebagai ambassador atau duta partai. Karena itu, kita harus memperkuat kehadiran di ruang-ruang publik dan digital,” ujarnya.
Ia menerangkan bahwa identitas utama PKS—yakni bersih, peduli, profesional, dan negarawan—harus makin dikenal luas melalui kehadiran kader yang aktif dan kreatif di media sosial.
Menurutnya, era transformasi digital memberikan kebebasan bagi kader untuk memproduksi konten secara mandiri tanpa bergantung pada arus utama. Namun, tantangan algoritma menuntut kader muda PKS juru bicara partai untuk menguasai strategi pembuatan winning content.
“Jangan sampai ketika kita membuat konten, yang senang hanya kita sendiri. Kita harus berstrategi agar konten yang kita buat disukai banyak orang, dilihat, dikomentari, disimpan, dan dibagikan,” jelasnya.
“Pada akhirnya, kata kuncinya adalah disiplin. Tidak cukup dengan satu, dua, atau tiga konten. Kita harus serious menyiapkannya dan terus belajar,” katanya.
Ia menambahkan bahwa keaktifan di dunia maya bukan demi popularitas personal, melainkan sarana memperluas kebermanfaatan partai bagi masyarakat luas.
“Ketika pelatihan hari ini selesai, justru di situlah pekerjaan dan tugas kita dimulai. Kontribusi kita tidak hanya diharapkan hari ini, tetapi juga terus berlanjut pada hari-hari mendatang,” tegasnya membakar semangat peserta Influencer Muda Club agar optimal menjalankan peran kader muda PKS juru bicara partai.
sumber : PKS















