Viral di Media Sosial, Serial Animasi “Melangkah dari Timur” Angkat Kisah Perjuangan Masa Kecil Menteri Bahlil

Jakarta, PR Politik – Potongan video dari serial animasi Indonesia bertajuk ‘Melangkah dari Timur’ mendadak viral dan menarik perhatian publik di berbagai platform media sosial. Serial animasi ini mengisahkan perjuangan seorang anak laki-laki bernama Baha yang tumbuh di kawasan Indonesia Timur dan pantang menyerah dalam mengejar cita-citanya di tengah berbagai keterbatasan hidup.

Karakter Baha dalam serial tersebut mengonfirmasi representasi dari rekam jejak perjalanan masa kecil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. Hal itu dibenarkan langsung oleh Eminensi selaku produser dari serial animasi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa serial tersebut dirancang khusus dalam delapan episode yang memotret dinamika kehidupan Bahlil sejak menduduki bangku Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Iya bener, jadi ini series animasi delapan episode yang menceritakan mengenai kehidupan di masa kecil dari SD, SMP sampai SMA dari Menteri Bahlil Lahadalia,” kata Eminensi yang dikutip dari TribunNews.com, Kamis (27/8).

Alur cerita dikembangkan dari serangkaian pengalaman empiris Bahlil, mulai dari himpitan kondisi ekonomi keluarga hingga perjuangan menuntut ilmu dengan fasilitas yang amat terbatas. Salah satu momen ikonik yang ditampilkan adalah perjuangannya belajar pada malam hari hanya dengan mengandalkan penerangan lampu minyak.

Ia menegaskan bahwa gagasan pembuatan film animasi ini murni datang dari tim produksi dan bukan atas arahan Bahlil. Bahkan, sang Menteri ESDM pada awalnya sama sekali tidak mengetahui rencana pembuatan film tersebut.

“Bukan dari beliau, malah beliau nggak tahu kalau mau bikin film animasi ini,” ungkapnya.

Dari aspek teknis pengerjaan, proses produksi serial animasi ini memakan waktu sekitar tiga bulan mulai dari tahap diskusi konsep. Garapan visualnya dipercayakan kepada Patopo Animation, studio animasi profesional yang berbasis di Kota Bandung.

Baca Juga:  Dukung Timnas, DPP Perindo Adakan Nobar Indonesia vs Australia

“Sekitar tiga bulan sih, dari kita diskusi. Jadi animasi ini dibuat sama Patopo Animation dari Bandung, biasanya emang mereka mengerjakan film animasi,” bebernya.

Setiap episode ‘Melangkah dari Timur’ dikemas dengan durasi singkat sekitar tujuh menit. Penyajian alur tidak mengusung pola linier secara utuh, melainkan menggabungkan adegan kilas balik (flashback) dengan narasi Baha saat telah dewasa sebagai penjalin antar-fase kehidupan.

Eminensi menambahkan, serial ini sengaja diunggah secara cuma-cuma melalui platform kanal YouTube agar pesan moral dan inspirasi di dalamnya dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat luas.

“Kita kasih nonton gratis di YouTube karena mau kasih motivasi ke masyarakat luas. Kalau ke layar lebar, mungkin dibutuhkan dana yang besar,” ujarnya.

sumber : Golkar