Targetkan Seluruh Desa Berlistrik pada 2029, Kemen ESDM Terangi 205 Ribu Rumah Lewat Program BPBL

Jakarta, PR Politik – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan capaian signifikan dalam akselerasi pemerataan akses energi nasional sepanjang tahun 2025. Melalui Program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), pemerintah terus berupaya menghadirkan keadilan sosial hingga ke wilayah pelosok Indonesia.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa penyediaan akses listrik di seluruh desa dan dusun merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini dipandang sebagai instrumen vital untuk meningkatkan kualitas hidup dan memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Arahan dari Bapak Presiden Prabowo bahwa sampai dengan 2029-2030, semua desa-desa atau dusun-dusun yang jumlahnya 5.700 dan 4.400 itu harus semua listriknya sudah ada. Kehadiran listrik itu sebagai bentuk keadilan sosial,” tegas Bahlil dalam konferensi pers capaian kinerja Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis (8/1).

Bahlil, yang menceritakan pengalaman pribadinya tumbuh tanpa listrik, menekankan bahwa negara tidak boleh absen dalam memenuhi kebutuhan dasar ini. Sepanjang 2025, Program Listrik Desa telah berhasil menyentuh 1.516 lokasi dengan total jangkauan mencapai 77.616 pelanggan.

Langkah ini menjadi strategi utama Kemen ESDM untuk memperkecil kesenjangan infrastruktur antara pusat dan daerah, sekaligus memastikan rasio elektrifikasi nasional terus meningkat menuju angka 100 persen.

Selain pembangunan jaringan di desa-desa baru, pemerintah juga fokus pada program BPBL. Program ini ditujukan bagi keluarga tidak mampu yang rumahnya sudah terlewati jaringan listrik namun terkendala biaya pasang awal.

“Karena biaya pemasangannya kan butuh biaya, biaya rata-rata sekitar 2 juta sampai 2,5 juta. Kementerian ESDM atas arahan perintah Bapak Presiden itu memasang sebesar sebanyak 205.968 rumah. Jadi, selain program listrik desa juga ada kita pemasangan baru,” jelas Bahlil.

Baca Juga:  Mentan Amran Sebut Harga Beras di 13 Provinsi Turun Berkat Operasi Pasar

Hingga 31 Desember 2025, realisasi program BPBL tercatat telah membantu 205.968 rumah tangga. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat kedua program ini sebagai wujud kehadiran negara dalam memastikan akses energi yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

sumber : ESDM RI

Bagikan: