Targetkan Bauran Energi Hingga 21 Persen, Wamen ESDM Yuliot Lantik 745 PNS Baru demi Kejar Swasembada Nasional

Tangerang Selatan, PR Politik – Di tengah hantaman badai tantangan energi global yang memberikan draf dampak signifikan terhadap fluktuasi harga dan pasokan komoditas, Pemerintah Indonesia secara agresif berburu talenta-talenta muda yang kompeten, berintegritas tinggi, serta mengantongi tanggung jawab moral tebal. Kebutuhan mutlak akan modal insani ini ditujukan demi mengejar cita-cita kemandirian dan swasembada energi nasional.

Pesan ideologis tersebut ditegaskan oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, saat memimpin prosesi pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) formasi Tahun Anggaran 2024. Agenda sakral tersebut diorkestrasi di kawasan Tangerang Selatan, Banten, Selasa (2/6).

Ia menggarisbawahi bahwa upacara pengambilan sumpah ini merupakan titik awal (kick-off) pengabdian mutlak yang wajib diisi dengan penyediaan pelayanan publik prima serta steril dari segala bentuk praktik korupsi.

“Perlu saya ingatkan bahwa pengambilan sumpah yang baru saja diucapkan bukan sekedar seremonial belaka, ini adalah janji suci saudara kepada Tuhan Yang Maha Esa dan negara yang menuntut tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas sehari-hari,” tegasnya memberikan draf peringatan keras kepada ratusan aparatur sipil negara baru tersebut.

Lebih dari sekadar menjalankan draf fungsi pelayanan administratif, para PNS di lingkungan Kementerian ESDM memikul beban strategis untuk menyukseskan visi akbar Asta Cita yang dicanangkan oleh kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan betapa krusialnya peran birokrat muda ini dalam mengunci kedaulatan serta kemandirian nasional secara menyeluruh.

“Peran kunci Kementerian dalam implementasi Asta Cita yang perlu menjadi perhatian Saudara sekalian adalah khususnya pada Butir 2 dan Butir 5, yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa, melalui swasembada pangan, energi, dan air,” urainya membedah target mikro kementeriannya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tekankan Peran TNI dan Polri dalam Menjaga Kedaulatan Negara

Dalam mengejar draf target swasembada energi tersebut, pemerintah mengusung ambisi besar untuk memangkas angka impor bahan bakar fosil secara signifikan dan memacu akselerasi transisi energi ke arah yang lebih bersih (green energy). Langkah agresif ini dibarengi dengan patokan target bauran energi baru terbarukan (EBT) nasional sebesar 17 hingga 21 persen pada tahun 2026.

“Dalam swasembada energi, kita perlu meningkatkan produksi energi yang bersumber di dalam negeri dengan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil khususnya impor dengan melakukan diversifikasi dan konversi energi menggunakan energi baru dan terbarukan,” sambungnya menjabarkan draf diversifikasi energi nasional.

Di samping itu, program hilirisasi sumber daya alam secara terintegrasi yang meliputi komoditas mineral, batu bara, serta minyak dan gas bumi (migas) bakal terus dipacu. Kebijakan ini diposisikan sebagai senjata utama pemerintah untuk mengunci nilai tambah (value added) di dalam negeri demi mendongkrak kurva kesejahteraan rakyat.

Sebagai penutup draf arahannya, ia berpesan agar para PNS baru membuang jauh-jauh gaya birokrasi kuno yang kaku dan lamban. Aparatur masa kini dituntut untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi siber serta cakap melakukan kolaborasi lintas sektor, mengingat ego sektoral dinilai sebagai musuh utama dalam pelayanan masyarakat.

“Tegak lurus terhadap pimpinan dan selalu siap menjalankan kebijakan yang telah ditetapkan, dan jangan melaksanakan tugas terkotak-kotak atau silo yang hanya berada pada titik kotak terkecil pada unit kerja atau organisasi,” tegasnya.

Sebagai informasi, pada musim anggaran ini Kementerian ESDM resmi melantik sebanyak 745 orang PNS formasi 2024. Draf persebaran ratusan personel baru tersebut didistribusikan secara proporsional ke 10 unit kerja siber dan lapangan, dengan rincian sebagai berikut:

Baca Juga:  Optimalkan Program Kerja, Mendagri Tito Karnavian Minta TP PKK Papua Pegunungan Jadi Mesin Sosial Tepat Sasaran
No Unit Kerja / Direktorat Jenderal Kementerian ESDM Jumlah PNS Dilantik
1 Badan Geologi 221 Orang
2 Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) 131 Orang
3 Sekretariat Jenderal (Setjen) 86 Orang
4 Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) 77 Orang
5 Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan 74 Orang
6 Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) 63 Orang
7 Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM ESDM) 42 Orang
8 Inspektorat Jenderal (Itjen) 39 Orang
9 Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) 10 Orang
10 Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional (Setjen DEN) 2 Orang
Total Alokasi Penempatan Personel Baru Kementerian ESDM 745 Orang

sumber : ESDM RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru