Surabaya, PR Politik – Profesionalisme kepengurusan di tingkat daerah menjadi fondasi utama bagi partai politik dalam membangun organisasi yang akuntabel, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sebagai upaya menyamakan standar manajerial tersebut, DPW Partai Perindo Jawa Timur menyelenggarakan Sekolah Kader GARDA (Gerakan Akselerasi Regenerasi dan Dedikasi Anggota) Gelombang 1 yang diikuti oleh jajaran pengurus DPD kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Program penguatan kapasitas organisasi ini difokuskan pada tiga pilar utama, yakni penataan administrasi, akuntabilitas keuangan, dan optimalisasi media sosial. Modul-modul ini dirancang agar pimpinan DPD memiliki standar tata kelola yang seragam serta adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dalam menyerap aspirasi warga lokal.
Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur, Ahmad Zazuli, menegaskan bahwa pembenahan kapasitas pengurus daerah merupakan kunci utama dalam menggerakkan mesin organisasi di tingkat akar rumput sekaligus memupuk kepercayaan publik.
“Partai politik yang kuat di mata publik harus ditopang oleh struktur DPD yang rapi dan profesional di daerah. Penguasaan administrasi dan akuntabilitas keuangan di tingkat kabupaten atau kota adalah syarat mutlak transparansi organisasi,” ujar pria yang akrab disapa Cak Jaz tersebut, Sabtu (25/7).
Selain pembenahan internal, ia menggarisbawahi pentingnya penguasaan kanal digital bagi jajaran pengurus daerah dalam menjangkau konstituen dan mengawal berbagai persoalan daerah.
“Kecakapan pengurus DPD dalam memanfaatkan media sosial menjadi sarana vital untuk menyuarakan isu-isu daerah dan menjangkau masyarakat secara efektif di era digital,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, Sekolah Kader GARDA membekali peserta dengan keterampilan teknis di setiap pilarnya:
Melalui penyelenggaraan Sekolah Kader GARDA Gelombang 1 ini, DPW Partai Perindo Jawa Timur menargetkan lahirnya standar tata kelola DPD yang profesional, akuntabel, dan adaptif, sehingga jajaran di daerah mampu menyerap aspirasi masyarakat secara efektif serta membangun komunikasi publik yang lebih responsif.
sumber : Partai Perindo















