Peringati Harganas ke-33, PKS Jateng Dorong Pendidikan Karakter Jadi Fondasi Utama Ketahanan Keluarga

Salatiga, PR Politik – Di tengah momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33, Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga (BIPEKA) DPW PKS Jawa Tengah, Titik Anggraeni, menekankan pentingnya pendidikan karakter dan moral sebagai fondasi utama di dalam keluarga. Langkah edukasi tersebut juga diintegrasikan ke dalam program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) guna mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas serta berakhlak mulia.

Pesan strategis tersebut disampaikan Titik di hadapan para ibu yang sebagian besar merupakan perwakilan anggota Majelis Taklim di Salatiga, Selasa (30/6). Ia menyatakan bahwa penguatan karakter sejak dini di ranah domestik sangat vital karena menjadi kompas utama tumbuh kembang anak.

“Sebagai lingkungan pertama, keluarga membentuk moral, etika, dan kepribadian pendidikan karakter sangat penting dalam keluarga,” ungkapnya di hadapan para peserta.

Ia menjelaskan, bekal karakter yang kuat akan memastikan anak tumbuh menjadi individu yang bertanggung jawab, memiliki empati sosial yang tinggi, serta adaptif dalam menerobos dinamika di masyarakat. Oleh sebab itu, BIPEKA PKS Jateng menempatkan instrumen moral ini di posisi teratas dalam cetak biru program RKI.

“Edukasi pendidikan karakter disiapkan untuk mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas dan berakhlak,” tuturnya.

Guna memaksimalkan peran tersebut, BIPEKA PKS Jateng menyediakan layanan konsultasi keluarga terpadu. Fasilitas ini dihadirkan untuk mendampingi dan memastikan para orang tua memiliki kapasitas intelektual serta emosional yang mumpuni dalam mendidik anak di era digital.

Langkah taktis yang digagas BIPEKA PKS ini mendapat respons positif dari birokrasi daerah. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Salatiga, Suparlih, ikut menerangkan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan berintegritas.

Baca Juga:  Pertemuan Sufmi Dasco Ahmad dengan Megawati Soekarnoputri di Kediaman Pribadi

“Sekaligus, mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa,” terang Suparlih. Ia menambahkan, penanaman nilai moral ini wajib diimplementasikan secara konsisten lewat sinergi tiga arah: lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat luas.

Di sisi lain, Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ida Nurul Faridah, yang turut hadir di tengah agenda resesnya di Salatiga, ikut membedah keunggulan program Sekolah Keluarga Indonesia (SKI) yang bernaung di bawah payung besar RKI.

“Program ini dirancang sebagai sarana edukasi untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan wawasan, keterampilan, dan pembinaan karakter anggota keluarga,” pungkasnya mengakhiri perbincangan.

sumber : PKS

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru