Percepat Akselerasi Ekonomi Syariah, Wamenkeu Juda Agung Dorong KNEKS Bergerak Lebih Agile

Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Juda Agung, menegaskan bahwa peran Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) sangat strategis sebagai katalisator industri syariah di tanah air. Dalam Forum Ekonomi Syariah di Jakarta, Senin (6/4), ia menekankan agar lembaga ini bertransformasi menjadi organisasi yang lebih lincah (agile) dan efektif, bukan sekadar lembaga formalitas.

Wamenkeu berharap KNEKS mampu mengintegrasikan seluruh elemen ekosistem halal untuk menciptakan lompatan besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

“Peran KNEKS ini sangat strategis dalam pengembangan ekonomi keuangan syariah. Oleh sebab itu, ini bagaimana agar organisasi KNEKS ini bisa, efektif tapi juga agile, lincah sehingga bisa bergerak cepat bukan sekedar formalitas, tapi juga benar-benar mendorong akselerasi dari ekonomi keuangan syariah,” ungkapnya.

Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah penguatan koordinasi lintas sektor pada ekosistem sektor riil. Wamenkeu menyoroti perlunya sinergi antara UMKM syariah—yang saat ini mendominasi populasi industri—dengan korporasi besar berbasis halal. Sinergi ini dianggap kunci dalam membangun rantai nilai (value chain) yang tangguh dan berkelanjutan.

Di sektor keuangan, KNEKS didorong untuk memberikan stimulus baru guna mengatasi perlambatan pertumbuhan perbankan syariah. Fokus pengembangan kini tidak hanya terbatas pada bank, tetapi juga merambah ke lembaga keuangan non-bank serta sektor fintech syariah yang tengah naik daun.

Wamenkeu Juda Agung menggarisbawahi bahwa digitalisasi adalah instrumen vital dalam memodernisasi ekonomi syariah. Selain memudahkan masyarakat dalam berinfak, sedekah, dan wakaf secara daring, teknologi digital juga diharapkan mampu memperkuat sistem pelacakan kehalalan produk.

“Digitalisasi juga diharapkan mampu mendukung aspek halal traceability, yaitu sistem pelacakan kehalalan produk hingga ke pasar ekspor,” sebagaimana dijelaskan dalam paparan tersebut. Sistem ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen global terhadap produk halal asal Indonesia.

Baca Juga:  Tindak Lanjuti Musibah Sidoarjo, Kementerian PU Buka Hotline Konsultasi Keandalan Bangunan Pesantren Gratis

Sebagai lembaga koordinasi, KNEKS memiliki tanggung jawab besar untuk menyatukan berbagai kebijakan yang masih tersebar di berbagai kementerian dan lembaga. Wamenkeu mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja sama secara konsisten demi mewujudkan visi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia.

“KNEKS ini sebagai lembaga koordinasi, lembaga yang mengintegrasikan semuanya. Mari kita, Bismillah, kita secara konsisten, istiqomah, dan bersungguh-sungguh untuk mendorong industri ekonomi keuangan syariah di Indonesia,” pungkasnya.

sumber : Kemenkeu RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru