Medan, PR Politik – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas para pengusaha di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya mendorong perekonomian nasional.
“Pelatihan yang diselenggarakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas para pelaku UMKM di tanah air,” kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/9/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan Lestari, yang juga anggota Komisi X DPR RI, saat menghadiri acara Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi untuk Masyarakat Tahun 2025 dengan tema Pelatihan Strategi Branding UMKM di Medan, Sumatra Utara, Jumat (19/9).
Acara itu turut dihadiri Abdul Latif, S.Si., M.Eng (Perekayasa Ahli Madya Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN), Airin Rico Tri Putra Bayu Waas (Ketua Dekranasda Kota Medan), Ricky Anthony (Wakil Ketua DPRD Sumut), Afif Abdullah (Anggota DPRD Kota Sumut), Dr. Drs. Citra Effendi Capah, M.S.P. (Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan), serta Benny Iskandar Nasution, S.Sos, M.A.P. (Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan), bersama para pelaku UMKM di Medan dan sekitarnya.
Para pelaku UMKM, ujar Lestari, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas agar berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Berdasarkan data tahun 2024, jumlah UMKM di Indonesia mencapai 1,16 juta unit. Dari keseluruhan UMKM tersebut, kontribusinya mencapai 60 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Indonesia.
Menurut Lestari, yang akrab disapa Rerie, angka tersebut menunjukkan besarnya potensi UMKM. Jika sektor ini dikelola secara optimal, terbuka peluang besar bagi UMKM untuk menembus pasar yang lebih luas.
“Peningkatan kapasitas dan keterampilan dengan berbagai pelatihan diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luar biasa bagi perekonomian nasional,” pungkas legislator dari Dapil Jawa Tengah II itu.
Sumber: nasdemdprri.id















