Kurniasih Mufidayati Apresiasi Respons Pemerintah Soal PHK Puluhan Ribu Pekerja PT Sritex

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati | Foto: Humas PKS DPR (dok)

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati, mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam menangani dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa puluhan ribu pekerja PT Sritex setelah perusahaan tersebut dinyatakan pailit.

Diketahui, Presiden Prabowo telah memanggil Menteri Ketenagakerjaan, Menteri BUMN, serta jajaran petinggi PT Sritex untuk membahas nasib para pekerja yang resmi berhenti bekerja per 1 Maret 2025.

“Kita sangat prihatin dengan kejadian PHK puluhan ribu pekerja PT Sritex akibat pailitnya perusahaan. Terlebih terjadi pada awal bulan Ramadhan di mana nanti saat Idul Fitri pasti banyak kebutuhan rumah tangga. Kita apresiasi ada perhatian cepat Pemerintah Pusat dalam memberikan antisipasi kepastian nasib para pekerja,” ujar Kurniasih dalam keterangannya, Senin (03/03/2025).

Kurniasih menegaskan bahwa sembari menunggu solusi jangka panjang bagi para pekerja terdampak, hak-hak mereka harus benar-benar dipenuhi. Ia meminta agar skema Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JHP) bagi eks pekerja PT Sritex sudah mengacu pada kebijakan pencairan terbaru.

“Ramadhan itu kebutuhan rumah tangga justru tinggi, terlebih nanti menjelang Idul Fitri. Hal realistis yang harus bisa segera ditunaikan sebelum lebaran adalah pencairan hak-hak pekerja seperti pesangon, JHT, termasuk JHP dengan skema pencairan terbaru yang bisa mencapai 60 persen dari gaji dicairkan dalam bentuk tunai,” tuturnya.

Selain itu, Kurniasih juga menekankan pentingnya perbaikan tata kelola industri tekstil, termasuk sektor perdagangan, produksi, serta regulasi impor tekstil dan produk tekstil. Menurutnya, industri dalam negeri harus mampu bersaing agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Penyelamatan pekerja PT Sritex bisa menjadi sia-sia jika tata kelola industri, perdagangan, produksi, termasuk impor tekstil dan produk tekstil tidak berpihak kepada industri dalam negeri. Jangan sampai gelombang PHK ini terulang kembali. Kita sama-sama berharap yang terbaik bagi pekerja dan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Dorong Perempuan Berdaya, Yuliansyah Usulkan Integrasi Pendidikan Politik dan Ekonomi Kreatif di Kalbar

 

Sumber: fraksi.pks.id