DPW PKS Jabar Gelar Diskusi Budaya Ngabudah Sunda

DPW PKS Jabar

Bandung, PR Politik – Bidang Seni Budaya DPW PKS Jawa Barat menginisiasi program diskusi budaya Ngabudah PKS Jabar perdana bertajuk Ngabahas Budaya Daerah bersama budayawan Sunda, Robi Maulana Zulkarnain, di mana forum kebudayaan ini digelar guna mengikis stigma negatif terhadap masyarakat Sunda sekaligus menggerakkan generasi muda dalam merawat warisan budaya lokal di era modern.

Agenda yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Nasional pada 07 Oktober difokuskan untuk menggali kembali kearifan lokal serta mendorong literasi digital tanpa mengikis jati diri daerah.

Dalam episode pembuka tersebut, budayawan Sunda Robi Maulana Zulkarnain mengkritisi pelabelan negatif yang selama ini kerap dialamatkan kepada masyarakat Sunda.

“Stigma itu harus ada dasarnya dibandingkan dengan siapa, di mana, kapan, dan dalam keadaan bagaimana. Orang Sunda di perantauan, seperti yang saya temui di Batam, justru kompak dan pekerja keras,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa masyarakat Sunda terbiasa menggunakan simbol dalam berinteraksi, sehingga langkah yang tepat adalah memahami filosofinya serta bersikap adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Nilai-nilai masa lalu harus diterjemahkan untuk hari ini. Kita tetap menjaga jati diri Sunda, tetapi harus ngigelan zaman, mengikuti perkembangan zaman dan teknologi,” katanya.

Ia juga menyoroti fenomena menurunnya penggunaan bahasa daerah akibat gengsi serta pentingnya menjaga kelestarian ruang hidup atau tanah air (lemah cai) agar kebudayaan tidak kehilangan pilar dasarnya.

“Kalau tanah hilang, kebudayaan pun hilang. Kita memang harus literat digital dan memakai teknologi, tetapi tetap harus tahu kita berada di mana,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Seni Budaya DPW PKS Jawa Barat, Hendra Gunawan mengajak anak muda untuk aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana melestarikan budaya Sunda secara konsisten melalui program bulanan tersebut.

Baca Juga:  PSI Dukung Pengusutan Kasus Korupsi Pertamina Patra Niaga

“Siapa lagi yang akan merawat budaya Sunda kalau bukan kita? Kapan lagi kalau bukan dari sekarang?” ungkapnya.

sumber : PKS