Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan Kapolri yang mendorong Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan kajian fatwa vape atau rokok elektrik. Langkah ini dinilai mendesak lantaran maraknya penyalahgunaan perangkat vape sebagai modus baru peredaran narkotika.
“Saya mendukung langkah Kapolri yang mendorong MUI mengkaji fatwa terkait vape. Jika benar rokok elektrik disalahgunakan sebagai modus peredaran narkoba, persoalan ini harus ditangani secara serius karena menyangkut keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda,” katanya, Minggu (18/10).
Legislator NasDem asal Dapil Sulawesi Selatan I ini menekankan agar perumusan fatwa tersebut disusun berdasarkan pertimbangan komprehensif, mencakup aspek kesehatan, sosial, hingga penegakan hukum di lapangan.
“Namun, kajian fatwa perlu dilakukan secara mendalam dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, sosial, dan hukum. Yang terpenting, kita harus memastikan vape tidak menjadi celah baru bagi peredaran narkoba,” tukasnya.
Ia mengimbau jajaran kepolisian untuk meningkatkan pengawasan ketat serta tindakan hukum terukur guna memberantas jaringan peredaran gelap narkoba berbasis rokok elektrik, di samping menggencarkan edukasi ke masyarakat.
“Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan vape untuk kejahatan harus diperkuat, disertai edukasi dan pencegahan agar masyarakat terlindungi,” ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Fatwa KH Asrorun Niam Sholeh menyambut positif permintaan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat berkunjung ke kantor MUI Pusat. Niam memastikan pihak MUI siap menindaklanjuti rencana kajian fatwa vape demi melindungi keselamatan generasi penerus bangsa.
sumber : Fraksi Nasdem















