Kemensos dan BRIN Sepakati MoU Perkuat Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Penyelenggaraan Sekolah Rakyat

Bekasi, PR Politik – Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat melalui pemanfaatan hasil riset serta inovasi teknologi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa integrasi inovasi dari BRIN sangat dibutuhkan untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus menunjang fasilitas asrama di Sekolah Rakyat Kemensos.

“Hari ini kita MoU dengan BRIN untuk memanfaatkan hasil inovasi, hasil riset dari BRIN dalam rangka memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat, tentu dalam kerangka pembelajaran siswa-siswa,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (8/10).

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Mensos Gus Ipul bersama Kepala BRIN Arif Satria. Dalam arahannya, Mensos menjelaskan beberapa bentuk konkret riset yang siap diterapkan pada penyelenggaraan Sekolah Rakyat, seperti sepatu khusus hasil inovasi lokal hingga penyediaan alat pengolahan air bersih dan sampah.

“Yang ini tentu kalau nanti bisa diberikan kepada siswa baru tahun ajaran depan, itu akan lebih efisien. Dan lebih-lebih ini adalah produk asli dari BRIN, produk dalam negeri kita,” ujarnya.

“Intinya bahwa kami sangat membutuhkan dukungan dari BRIN dalam rangka untuk terus kita berusaha menyempurnakan, memperbaiki tata kelola penyelenggaraan Sekolah Rakyat ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala BRIN Arif Satria menegaskan komitmennya untuk memetakan kebutuhan riset terapan demi menyukseskan operasional Sekolah Rakyat Kemensos.

“Tentu kita akan terus me-list kebutuhan-kebutuhan, riset apa yang harus dilakukan untuk menyukseskan Sekolah Rakyat ini,” katanya.

“Karena kita yakin bahwa semua orang memiliki potensi masing-masing yang kadang-kadang memang secara kasat mata tidak terlihat, akan tetapi Sekolah Rakyat ini adalah sekolah yang berusaha menemukan kekuatan-kekuatan yang dimiliki oleh setiap siswa,” pungkasnya.

Baca Juga:  Menaker Paparkan Strategi Ketenagakerjaan Untuk Keberlanjutan Industri

Agenda penguatan penyelenggaraan Sekolah Rakyat tersebut turut dihadiri oleh Wamensos Agus Jabo Priyono, Rektor Unhan Anton Nugroho, Deputi Kebijakan Pembangunan BRIN Nunung Nuryartono, Sekda Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, serta jajaran pejabat tinggi Kemensos.

sumber : Kemensos