BKSAP DPR RI Dorong Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia dan Georgia

Hubungan Bilateral Indonesia Georgia

Jakarta, PR Politik – Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI mendorong penguatan hubungan bilateral Indonesia Georgia di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, pariwisata, hingga pendidikan. Penguatan hubungan antarmasyarakat atau people-to-people contact juga dinilai sangat penting untuk memperluas potensi kerjasama Indonesia Georgia di masa depan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua BKSAP DPR RI Muhammad Husein Fadlulloh usai menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Georgia untuk Indonesia, H.E. Mr. Tornike Nozadze, di Ruang Pimpinan BKSAP DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10). Pertemuan ini mempertegas komitmen BKSAP DPR RI dalam mengawal hubungan bilateral Indonesia Georgia.

“Tentunya update mengenai apa yang sudah dilakukan antara pemerintah Georgia dan juga Indonesia, salah satunya adalah mengenai perjanjian perdagangan yang memang sekarang masih sedang dalam proses di level eksekutifnya,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa model perjanjian perdagangan untuk kerjasama Indonesia Georgia masih didiskusikan secara mendalam di tingkat kementerian terkait dan ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Selain itu, Georgia memandang Indonesia sebagai pilar penting di ASEAN untuk memperluas akses kemitraan internasional.

“Perdagangan itu sedang didiskusikan antara kedua di level eksekutifnya. Modelnya akan seperti apa itu sedang didiskusikan dan rencananya kemungkinan bulan depan atau paling lambat di tahun ini, akhir tahun ini, akan ada nanti dari level kementerian,” jelasnya.

Sektor pariwisata dan pendidikan juga menjadi fokus penting dalam agenda hubungan bilateral Indonesia Georgia. Georgia yang tengah membangun bandara berkapasitas 20 juta penumpang berharap dapat menarik lebih banyak wisatawan asal Indonesia.

“Georgia sedang membangun bandara baru katanya untuk bisa menampung 20 juta penumpang. Maka dari itu mereka membutuhkan bagaimana dari Indonesia juga bisa datang ke Georgia untuk berwisata di sana,” katanya.

Baca Juga:  Sri Wulan Desak Mensos Perjelas Status Pendamping PKH yang Diangkat sebagai P3K

Sementara pada sektor pendidikan, tindak lanjut kerjasama Indonesia Georgia mencakup rencana kunjungan Menteri Pendidikan Georgia ke Indonesia guna merumuskan program pertukaran pelajar dan kolaborasi dengan Kemendiktisaintek RI.

“Apakah mungkin nanti dari Georgia belajar di Indonesia atau dari Indonesia belajar di Georgia, nanti kita lihat seperti apa,” pungkasnya saat menutup keterangannya terkait penguatan hubungan bilateral Indonesia Georgia.

sumber : Fraksi Gerindra