Kemenpar dan Pemkot Manado Kolaborasi dalam Gerakan Wisata Bersih dan Layanan Kesehatan Gratis

Manado, PR Politik – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Dinas Kesehatan Kota Manado menyelenggarakan layanan Cek Kesehatan Gratis bagi siswa sekolah dasar dan bakti sosial pengobatan gratis. Acara ini merupakan wujud komitmen dalam mendukung program quick win pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan di Manado, Jumat (8/8/2025), bahwa layanan kesehatan preventif ini adalah bagian dari rangkaian Gerakan Wisata Bersih. Program ini bertujuan mengubah paradigma kesehatan masyarakat dari mengobati ke arah mencegah.

“Melalui layanan kesehatan preventif ini diharapkan dapat mengubah paradigma kesehatan masyarakat dari upaya mengobati secara kuratif, menjadi mencegah atau preventif. Dari sakit dulu baru berobat, tetapi kini cek kesehatan terlebih dulu sebelum sakit,” ujar Menteri Widiyanti.

Program ini juga bertujuan meningkatkan peringkat Indonesia pada Travel and Tourism Development Index (TTDI), khususnya di pilar kesehatan dan kebersihan. Laporan TTDI menunjukkan skor Indonesia masih di bawah rata-rata Asia Pasifik. “Ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa kebersihan tidak bisa diabaikan,” ujar Menteri Pariwisata. Oleh karena itu, langkah konkret dan kolaborasi antarpihak sangat diperlukan. Gerakan Wisata Bersih ini diharapkan mampu menciptakan destinasi wisata yang lebih bersih, sehat, dan berdaya saing global.

“Gerakan Wisata Bersih dan kegiatan Cek Kesehatan Gratis tersebut memiliki semangat yang sama. Mengunggah kesadaran masyarakat untuk hidup lebih sehat, lebih bersih, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Inilah fondasi sesungguhnya dari pembangunan pariwisata yang berkelanjutan,” kata Menteri Pariwisata.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menginstruksikan Menteri Perhubungan untuk membuka lebih banyak rute penerbangan internasional langsung ke destinasi wisata. Namun, akses yang memadai harus diimbangi dengan fasilitas pendukung yang layak, seperti sanitasi.

Baca Juga:  Peringatan Hari Bea Cukai ke-79: Menkeu Purbaya Dorong Penguatan Pengawasan dan Penegakan Integritas DJBC

“Jadi dari hulu ke hilir memang harus dikerjakan bersama-sama karena Presiden yakin pariwisata adalah potensi besar sekali untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia, demi mendongkrak kemakmuran Indonesia,” kata Hasan. Ia juga mengapresiasi kegiatan ini sebagai sebuah gerakan dan berharap dapat menjadi gerakan yang lebih besar di daerah lain.

 

 

sumber : Kemenpar RI