Bogor, PR Politik – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Marlyn Maisarah, meninjau langsung proyek pembangunan Jembatan Gantung Cibeber yang berlokasi di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kunjungan lapangan tersebut dilaksanakan guna memastikan aspirasi masyarakat yang sebelumnya diperjuangkan melalui Komisi V DPR RI dapat terealisasi secara presisi dan tepat sasaran.
Jembatan gantung ini merupakan salah satu usulan krusial dari warga setempat yang membutuhkan akses jalan penghubung yang lebih aman, layak, dan memadai untuk menunjang ritme aktivitas harian. Dalam peninjauan tersebut, Marlyn melihat langsung kondisi fisik bangunan sekaligus mengawasi progres pengerjaan di lapangan.
“Jembatan ini merupakan usulan dari masyarakat yang sebelumnya kami perjuangkan di Komisi V DPR RI,” katanya, Kamis (6/8).
Ia menegaskan bahwa pengawalan terhadap aspirasi konstituen tidak boleh berhenti sebatas pada tahap pengusulan anggaran semata. Menurutnya, eksekusi fisik di lapangan wajib dipastikan agar proses pembangunan benar-benar berjalan lancar dan memberikan manfaat yang langsung dirasakan warga.
“Hari ini kita cek langsung kondisi dan progresnya. Harapannya jembatan ini segera selesai dan bisa jadi akses aman bagi warga, anak sekolah, dan petani,” ujarnya.
Keberadaan infrastruktur penyeberangan ini dinilai memiliki peran vital karena akan memangkas durasi serta menunjang mobilitas warga, terutama anak-anak yang pergi menuntut ilmu ke sekolah serta para petani yang mengangkut hasil panen.
“Selain memperpendek akses, jembatan gantung juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan masyarakat saat melintasi wilayah yang selama ini membutuhkan sarana penghubung yang lebih memadai,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur dasar harus menyentuh kebutuhan riil masyarakat di tingkat akar rumput. Oleh sebab itu, setiap aspirasi warga wajib dikawal secara kontinu dari tahapan perencanaan hingga sarana fisik tersebut siap diresmikan dan digunakan.
Ia berharap proses pembangunan Jembatan Gantung Cibeber dapat tuntas tepat waktu dengan tetap memprioritaskan kualitas material dan standar keselamatan yang tinggi.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaksana pembangunan, dan masyarakat menjadi penting agar infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi secara optimal,” jelasnya.
Peninjauan ini sekaligus menjadi penegas komitmennya dalam mengawal setiap program pembangunan yang diperjuangkan di parlemen agar benar-benar membawa dampak nyata bagi daerah pemilihan.
“Dengan dibangunnya jembatan ini, semoga warga Desa Cibeber II Kecamatan Leuwiliang segera memiliki akses yang lebih aman, mudah dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat serta pendidikan,” pungkasnya.
sumber : Fraksi Gerindra















