Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, menyoroti keberadaan rest area sebagai salah satu faktor utama penyebab kemacetan di jalan tol, terutama saat musim mudik dan arus balik. Ia mendorong penambahan jumlah petugas di rest area serta penerapan regulasi yang lebih ketat guna mengurangi kepadatan lalu lintas.
“Rest area juga sebagai sumber kemacetan, jadi petugasnya harus ditambah. Begitu rest area penuh, antrean kendaraan bisa mengular hingga ke badan jalan tol,” ujar Herman dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI dengan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Subakti Syukur, dan Direktur Utama PT Hutama Karya, Budi Harto, di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (17/3/2025).
Sebagai langkah konkret, Herman mengusulkan agar pemudik diberikan opsi alternatif untuk keluar di pintu tol terdekat guna mencari rumah makan atau tempat istirahat di luar jalan tol. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya keberadaan mobil derek sebagai solusi mengatasi kemacetan akibat kendaraan mogok.
Herman menyarankan agar kendaraan derek berukuran kecil dimanfaatkan untuk membantu memobilisasi atau mengevakuasi kendaraan yang mengalami kendala ke lokasi tertentu. “Kalau bisa, di beberapa titik jalan tol dibuat area evakuasi setiap dua kilometer untuk menampung kendaraan mogok. Ini bagian dari persiapan menghadapi mudik dan arus balik, termasuk libur Natal dan Tahun Baru (Nataru),” lanjutnya.
Tak hanya itu, ia turut menyoroti efektivitas pusat informasi di jalan tol yang dinilai kurang responsif dalam memberikan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan kemacetan.
“Kadang-kadang pusat informasi ini dipengaruhi oleh situasi pribadi petugasnya. Jadi, harus dipastikan bahwa yang bertugas adalah orang-orang yang menguasai informasi dan dapat memberikan jawaban yang akurat dan cepat,” katanya.
Dengan berbagai usulan tersebut, politisi Fraksi Partai Demokrat itu berharap pemerintah serta pihak pengelola jalan tol dapat mengambil langkah konkret untuk mengurangi kemacetan di rest area dan meningkatkan kenyamanan para pemudik.
Sumber: fpd-dpr.com















