Medan, PR Politik – Ketua DPW PKS Sumatera Utara, Andi Pranata, secara resmi membuka agenda Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) yang digawangi oleh Bidang Pemberdayaan UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Korporasi (BOEMKRAFT) DPW PKS Sumut. Perhelatan taktis tersebut diselenggarakan secara formal di Hotel Grand Kanaya, Medan, Sabtu (7/6).
Agenda konsolidasi ini terpantau dihadiri oleh kepungan jajaran pengurus struktural Bidang BOEMKRAFT mulai dari tingkat wilayah (provinsi) hingga daerah (kabupaten/kota). Langkah horizontal ini dieksekusi sebagai bagian dari draf ikhtiar makro PKS dalam mempertebal peran nyata partai guna memicu kurva pertumbuhan ekonomi kerakyatan, inkubasi bisnis UMKM, serta pengetatan ekosistem ekonomi kreatif di yurisdiksi Sumatera Utara.
Dalam draf arahan politiknya, ia mematok target tinggi kepada seluruh peserta mengenai vitalnya mengadopsi prinsip kerja yang profesional, lincah, serta berorientasi pada hasil (result-oriented). Untuk memuluskan target tersebut, ia menginstruksikan jajarannya agar mengunci draf formula “3T” sebagai jangkar utama dalam menggulirkan setiap program dan aktivitas kelembagaan.
“Setiap program yang kita jalankan harus Terukur, Terarah, dan Terstruktur. Terukur artinya memiliki target dan indikator keberhasilan yang jelas. Terarah berarti seluruh kegiatan harus selaras dengan tujuan organisasi. Sedangkan terstruktur menuntut adanya sistem kerja yang rapi, pembagian tugas yang jelas, serta kesinambungan dalam pelaksanaannya,” urainya membedah draf manajemen taktis kepartaian.
Menurut analisisnya, konjungtur dan tantangan ekonomi domestik yang bergerak semakin dinamis hari ini menuntut organisasi politik untuk tidak melulu bersandar pada kepungan modal semangat lisan kaku. Pergerakan mesin partai diwajibkan bermutasi menggunakan draf perencanaan yang matang, saintifik, serta dieksekusi lewat kedisiplinan lapangan yang ketat.
Ia menaruh harapan besar agar jajaran BOEMKRAFT PKS Sumut andal bertindak sebagai dinamo penggerak utama yang memproduksi aneka program pemberdayaan ekonomi sirkular yang melayangkan efek kejut positif bagi kesejahteraan masyarakat bawah.
“PKS harus hadir tidak hanya sebagai kekuatan politik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi bagi persoalan ekonomi rakyat. Melalui BOEMKRAFT, kita ingin melahirkan lebih banyak pengusaha, memperkuat UMKM, mengembangkan ekonomi kreatif, dan membangun kolaborasi yang produktif dengan berbagai pihak,” tegasnya memetakan draf misi non-partisan partainya.
Rakor BOEMKRAFT PKS Sumut kali ini diposisikan strategis sebagai laboratorium konsolidasi nasional sekaligus ruang penyusunan draf peta jalan (roadmap) jangka panjang. Guna mempertajam draf materi bisnis, panitia menerjunkan langsung Ketua DPP PKS Bidang BOEMKRAFT, Acep Lulu Iddin, yang bertindak sebagai narasumber utama untuk mendiktekan draf standardisasi korporasi bagi kader di daerah.
Menutup draf rilis siber kedinasannya, Andi Pranata mengajak seluruh elemen pengurus untuk mengonversi hasil Rakor menjadi draf aksi nyata di tengah konstituen akar rumput tanpa menunda waktu.
“Kita berharap acara hari ini menghasilkan manfaat, karena itu, mari kita pastikan setiap langkah yang kita ambil benar-benar terukur, terarah, dan terstruktur,” pungkasnya mengunci orasi penutupnya tanpa celah malafidat.
sumber : PKS















