Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Uji Coba Pertama Penertiban Kendaraan ODOL

Penertiban Kendaraan ODOL

Surabaya, PR Politik – Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, secara resmi ditunjuk menjadi lokasi percontohan uji coba penertiban kendaraan ODOL (over dimension over loading). Langkah strategis ini merupakan komitmen nyata Kementerian Perhubungan dalam memperketat pengawasan keselamatan transportasi serta mengakselerasi pencapaian program Zero ODOL 2027.

“Penanganan ODOL harus dilakukan secara menyeluruh, tidak boleh berhenti di jalan raya saja. Pengawasan juga harus diperkuat di pelabuhan karena setiap barang yang diangkut melalui jalur laut pada akhirnya akan didistribusikan melalui jalur darat, dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya akan menjadi pelabuhan uji coba pertama penertiban kendaraan ODOL,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, di Jakarta, Senin (12/10).

Guna mendukung penertiban kendaraan ODOL, sejumlah fasilitas teknis telah disiagakan di Pelabuhan Tanjung Perak, meliputi jembatan timbang berkapasitas 80 ton serta portal pembatas ketinggian 4,2 meter. Penyiapan instrumen fisik ini ditujukan agar pengawasan dimensi dan muatan berjalan optimal sebelum armada melintas ke jaringan jalan raya.

Dalam pelaksanaan uji coba, Kemenhub merangkul tim kerja gabungan lintas sektor yang melibatkan operator kapal, asosiasi, akademisi, hingga media massa demi menyukseskan program Zero ODOL 2027.

“Penanganan ODOL merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Melalui sinergi seluruh stakeholder, kami ingin memastikan upaya menuju zero ODOL berjalan secara konsisten mulai dari penguatan sistem dan pengawasan, hingga edukasi kepada masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan bahwa penertiban kendaraan ODOL di area simpul logistik laut ini mendesak dilakukan mengingat besarnya risiko kecelakaan, kemacetan, serta kerusakan infrastruktur jalan. Oleh sebab itu, seluruh pihak diharapkan sepakat menjadikan pelanggaran ODOL sebagai musuh bersama demi mewujudkan program Zero ODOL 2027.

Baca Juga:  Sinergi Pertahanan dan Keuangan Syariah, Wamenhan dan BSI Bahas Pemulihan Pasca-Bencana Aceh

sumber : Kemenhub