Jakarta, PR Politik – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Wamenhan RI), Donny Ermawan Taufanto, menerima kunjungan strategis dari Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI), Anggoro Eko Cahyo, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (28/1). Pertemuan ini difokuskan pada penguatan peran perbankan syariah dalam mendukung ketahanan nasional dan stabilisasi ekonomi, khususnya di wilayah terdampak bencana.
Audiensi ini membahas berbagai peluang kolaborasi, termasuk dukungan BSI terhadap program-program strategis pemerintah di bidang pertahanan. Wamenhan Donny, yang hadir mewakili Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, secara khusus mengapresiasi kontribusi BSI dalam penanganan darurat di Aceh.
“Wamenhan menyambut baik dan menyampaikan terimakasih atas peran dan kerja sama BSI, khususnya dalam layanan keuangan terhadap prajurit di wilayah Aceh. Demikian juga dengan peran sosial lainya dalam upaya pemulihan pasca bencana di Aceh,” tulis keterangan resmi Kemhan.
Dalam laporannya, BSI memaparkan peran aktif mereka dalam menjaga konektivitas ekonomi saat bencana melanda Aceh. Tidak hanya menyediakan layanan perbankan, BSI juga mengerahkan dukungan logistik dan teknologi di lapangan.
Beberapa poin kontribusi strategis BSI di Aceh yang dibahas meliputi:
-
Dukungan Logistik: Pengoperasian dapur umum bagi pengungsi.
-
Konektivitas Digital: Penyediaan akses internet melalui Starlink untuk area terisolasi.
-
Layanan Perbankan: Pemulihan sistem transaksi dan penanganan uang rusak guna menjamin mobilitas ekonomi warga kembali berjalan normal.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi militer dari Direktorat Jenderal Renhan, Pusat Pembiayaan Baloghan, dan Pusat Pelaporan Pembinaan Keuangan Kemhan. Dari pihak perbankan, Anggoro Eko Cahyo didampingi oleh Direktur Retail Kemas Erwan Husainy beserta jajaran SVP dan VP dari divisi perbankan institusional.
Sinergi ini diharapkan menjadi model baru dalam penguatan stabilitas nasional melalui kolaborasi antara sektor pertahanan dan institusi keuangan syariah terbesar di Indonesia.
sumber : Kemhan RI















