Menkeu Purbaya Dorong LPEI Beri Pembiayaan Murah untuk Industri

Jakarta, PR Politik – Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, mendesak Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) / Indonesia Eximbank untuk mengoptimalkan dukungan pembiayaan bagi sektor industri nasional yang kini tengah mendera tekanan berat akibat persaingan global.

Sektor-sektor padat karya unggulan konvensional, seperti industri tekstil, alas kaki (sepatu), baja, hingga furnitur, dinilai memerlukan intervensi pembiayaan khusus agar tetap kompetitif dan mampu mempertahankan kelangsungan usahanya di tengah gempuran pasar bebas.

“Kita lihat lagi sektor-sektor kita yang terdesak oleh globalisasi yang dahulu unggul, seperti tekstil, sepatu, dan baja, apakah bisa kita bantu, karena mereka menyatakan saat ini sulit mendapatkan pinjaman,” ungkap Menkeu Purbaya dalam acara Indonesia Eximbank Export Connect yang dihelat di Jakarta, Jumat (11/09).

Ia secara tegas menginstruksikan manajemen LPEI agar proaktif menjalin komunikasi dan dialog intensif dengan para pelaku industri, guna menawarkan skema pembiayaan dengan tingkat suku bunga yang jauh lebih terjangkau. Tidak hanya itu, pemerintah juga membuka ruang fleksibilitas untuk mengevaluasi parameter Key Performance Indicator (KPI) lembaga demi efektivitas penyaluran kredit.

“Sebagai lembaga pembiayaan ekspor, coba bicara dengan industri, tekstil, furniture dan lain lain, dan coba tawarkan bunga pembiayaan yang murah. Bila masih ketinggian juga, nanti saya lihat, apakah KPI pendapatan bunga LPEI perlu diturunkan, tidak perlu tinggi tapi efektif menjawab harapan pelaku usaha. Kan saya yang menentukan parameter kinerjanya,” jelasnya.

Arahan strategis tersebut mempertegas fungsi fundamental LPEI sebagai instrumen policy bank sekaligus Special Mission Vehicle (SMV) resmi milik pemerintah. Kehadiran LPEI melengkapi ekosistem pembiayaan ekspor nasional guna menggenjot daya saing produk lokal di kancah internasional serta memperluas penetrasi pasar ekspor baru.

Baca Juga:  KKP Dorong Tilapia Indonesia Tembus Pasar Global Melalui Revitalisasi Tambak Pantura Jawa Barat
Parameter Kebijakan & Kelembagaan Fokus Strategis & Peran LPEI
• Fungsi Utama LPEI Policy Bank & Special Mission Vehicle (SMV) Pemerintah
• Sektor Prioritas Kredit Tekstil, sepatu, baja, furnitur, & industri padat karya tertekan global
• Skema Intervensi Menkeu Penawaran bunga murah & evaluasi target KPI pendapatan bunga
• Pendekatan Bisnis Beyond Financing, Developmental Impact, & Sustainability

Menanggapi instruksi tersebut, Direktur Eksekutif LPEI, Sukatmo Padmosukarso, menyatakan kesiapan lembaganya dalam mengeksekusi misi penugasan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa LPEI mengusung filosofi bisnis komprehensif yang tidak sekadar berorientasi pada penyaluran dana semata.

“Nilai yang kami bawa tidak berhenti pada pembiayaan, tetapi dirumuskan melalui Beyond Financing, Developmental Impact, dan Sustainability,” ungkapnya.

Melalui pendekatan berbasis dampak pembangunan dan keberlanjutan tersebut, LPEI berkomitmen untuk terus menjadi pilar penyangga ketahanan ekonomi nasional serta mengawal pemulihan sektor industri strategis dari hulu hingga hilir.

sumber : Kemenkeu