Tingkatkan Sistem Persinyalan MRT Jakarta, PT MITJ dan Nippon Signal Teken Kerja Sama di KBRI Tokyo

Tokyo, PR Politik – Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia, Nurmala Kartini Sjahrir, menyaksikan penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (PT MITJ) dan Nippon Signal Co., Ltd. mengenai teknologi telekomunikasi serta persinyalan transportasi di KBRI Tokyo, Senin (3/8).

Penandatanganan kesepakatan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT MITJ, Fuad I. Z. Fachroeddin, bersama Overseas Manager Nippon Signal Co., Ltd., Kota Kinugasa. Mengusung semangat “The Japanese Precision, Indonesian Trust: Advancing Railway Safety for Indonesia”, HoA ini menjadi landasan kokoh bagi kolaborasi kedua entitas dalam meningkatkan standar keselamatan serta modernisasi sistem perkeretaapian nasional.

Penandatanganan tersebut merupakan bagian dari rangkaian PT MITJ Business Matching Forum yang diselenggarakan atas kerja sama KBRI Tokyo dan PT MITJ. Forum bisnis ini mempertemukan PT MITJ bersama mitra strategisnya, PT Duta Sarana Perkasa (Dusaspun), dengan lebih dari sepuluh perusahaan asal Jepang untuk menjajaki kemitraan pada proyek Precast Tunnel Segment MRT Jakarta Fase 3 (Jalur Timur–Barat). Sektor kolaborasi mencakup industri precast, Transit Oriented Development (TOD), hingga teknologi perkeretaapian mutakhir yang didukung oleh skema pinjaman ODA Jepang melalui JICA senilai lebih dari 140 miliar yen.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa rekam jejak kerja sama transportasi Indonesia–Jepang yang sukses pada pengerjaan MRT Jakarta kini resmi memasuki babak baru.

“MRT Jakarta adalah simbol nyata persahabatan Indonesia dan Jepang. Kemitraan yang ditandatangani hari ini menunjukkan bahwa kerja sama kita tidak berhenti pada konstruksi, tetapi menjangkau teknologi keselamatan dan persinyalan yang menjaga jutaan penumpang setiap harinya. KBRI Tokyo siap menjadi jembatan bagi setiap kemitraan Indonesia–Jepang yang lahir dari forum ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Gus Ipul Tegaskan Peran Kepala Daerah Sebagai Penentu Siswa Sekolah Rakyat: "Jangan Ada Titip-titipan"

Sementara itu, Direktur Utama PT MITJ, Fuad I. Z. Fachroeddin, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan sistem keselamatan bertaraf kelas dunia bagi masyarakat di kawasan Jabodetabek.

“Presisi teknologi Jepang yang dipadukan dengan kepercayaan dan kebutuhan Indonesia akan melahirkan sistem transportasi yang lebih aman, andal, dan terintegrasi. Head of Agreement ini menjadi fondasi kolaborasi jangka panjang antara PT MITJ dan Nippon Signal,” ungkapnya.

Rangkaian forum bisnis tersebut diakhiri dengan paparan presentasi teknis proyek Precast Tunnel Segment MRT Jakarta Fase 3 serta dilanjutkan dengan sesi business matching satu-per-satu antara delegasi Indonesia dan jajaran pengusaha Jepang.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong arus investasi serta alih teknologi maju dari Jepang ke Tanah Air, sekaligus memperkokoh hubungan bilateral kedua negara di sektor infrastruktur transportasi yang berkelanjutan.

sumber : Kemlu RI