Bekasi, PR Politik – Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat mendistribusikan bantuan logistik bagi ribuan warga yang terdampak banjir di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Bantuan tersebut dikirimkan langsung dari Gudang Induk Bekasi menuju posko utama pada Minggu (18/1).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah menjamin keselamatan serta terpenuhinya kebutuhan dasar para penyintas bencana.
“Kemensos akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait agar penanganan berjalan cepat dan tepat,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Bencana banjir ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi pada Sabtu malam yang meluap karena sistem drainase dan sungai tidak mampu menampung debit air. Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 3.294 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan 815 jiwa terpaksa mengungsi ke titik-titik aman seperti di Desa Labansari, Hurip Jaya, Babelan Kota, dan Wanajaya. Ketinggian air dilaporkan mencapai 30 hingga 80 sentimeter di wilayah dataran rendah.
Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka. Namun, banjir telah melumpuhkan aktivitas warga di beberapa kecamatan, termasuk Cikarang Timur, Babelan, Cikarang Utara, dan Cibitung.
Sebagai bentuk penanganan darurat, Kemensos telah menyalurkan berbagai bantuan berupa:
-
1.000 paket makanan siap saji dan 1.000 paket lauk pauk.
-
Masing-masing 200 lembar selimut dan kasur.
-
200 paket kidsware dan 200 paket family kit.
-
100 lembar tenda gulung.
Di lapangan, personel Tagana dan Kampung Siaga Bencana (KSB) terus melakukan pendataan dan asesmen. Upaya penanganan ini dilakukan secara kolaboratif melibatkan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, BPBD, TNI-Polri, hingga perangkat desa setempat untuk memastikan bantuan terdistribusi secara merata kepada warga yang masih bertahan di pengungsian.
sumber : Kemensos RI















