Rocky Candra: Koperasi Merah Putih Bukti Cinta Presiden Prabowo kepada Rakyat Desa

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Rocky Candra

Klaten, PR Politik – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Rocky Candra, menegaskan bahwa pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) merupakan wujud nyata dari komitmen dan kecintaan Presiden Prabowo Subianto terhadap rakyat kecil, khususnya masyarakat di perdesaan.

Menurut Rocky, program tersebut bukan sekadar proyek pembangunan semata, melainkan merupakan mekanisme distribusi keadilan ekonomi yang selaras dengan amanat konstitusi dan semangat Pancasila. Pernyataan itu disampaikannya usai menghadiri peresmian kelembagaan 80.081 Koperasi Desa Merah Putih oleh Presiden Prabowo di Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten.

“Pak Prabowo bukan hanya bicara soal pembangunan dari atas, beliau membangun dari akar, dari desa, dari rakyat. Koperasi Desa Merah Putih adalah bentuk keberpihakan nyata, bukan retorika,” tegas Rocky, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi XII DPR RI.

Legislator asal Dapil Jambi ini juga menyoroti tantangan struktural yang masih membelit desa, seperti ketimpangan ekonomi, minimnya akses layanan dasar, hingga dominasi para tengkulak yang merugikan petani dan nelayan.

“Pemuda desa sulit mendapatkan pekerjaan. Warga masih terjerat pinjaman berbunga tinggi. Ini adalah cermin dari kegagalan sistem ekonomi yang terlalu lama diserahkan pada mekanisme pasar bebas,” ujar Rocky.

Dalam pandangannya, solusi atas permasalahan tersebut bukanlah liberalisasi ekonomi, melainkan sistem ekonomi alternatif berbasis asas kekeluargaan dan gotong royong, yaitu koperasi. Ia menyebut Koperasi Merah Putih sebagai instrumen transformasi sosial dan pemulihan kedaulatan ekonomi rakyat.

Program Koperasi Merah Putih, kata Rocky, dirancang dengan tujuh unit usaha strategis: toko sembako, klinik desa, layanan logistik, simpan pinjam, cold storage, apotek, dan kantor koperasi. Seluruh unit usaha ini diperkuat dengan kemitraan bersama BUMN strategis seperti BULOG, Pertamina, Pupuk Indonesia, dan Biofarma.

Baca Juga:  Arzeti Bilbina Minta BPOM Tingkatkan Pengawasan Parcel Jelang Natal dan Tahun Baru

“Bayangkan jika desa bisa mengatur distribusi barang, menyimpan hasil panen sendiri, dan menyediakan layanan keuangan murah. Rakyat akan kembali memegang kendali atas hidupnya,” tegasnya.

Ia menilai keunggulan utama Koperasi Merah Putih terletak pada keterhubungannya dengan ekosistem negara, menjadikannya sebagai agen distribusi keadilan ekonomi dan bukan sekadar entitas ekonomi yang berjalan sendiri.

Rocky juga menegaskan bahwa program koperasi ini merupakan implementasi Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo, yaitu membangun Indonesia dari desa. Menurutnya, koperasi ini adalah pengejawantahan nyata dari ideologi ekonomi kerakyatan yang adil dan berpihak.

“Fraksi Gerindra memberikan dukungan penuh. Tapi kami juga mengingatkan: jangan matikan koperasi-koperasi rakyat yang telah tumbuh lebih dulu. Sinergi adalah kunci,” ujarnya.

Ia meyakini bahwa jika koperasi ini dijalankan secara profesional dan berkelanjutan, maka manfaatnya akan sangat besar: harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, layanan kesehatan yang lebih dekat, petani yang lebih berdaya, serta perputaran uang yang tetap berada di dalam desa.

“Inilah ekosistem ekonomi yang sehat dan adil. Inilah bentuk cinta pemimpin kepada rakyatnya,” pungkas Rocky.

Bagikan: