Reni Astuti Soroti Arah Kebijakan Kepemudaan dan Naturalisasi Atlet

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKS, Reni Astuti

Jakarta, PR Politik – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKS, Reni Astuti, menyoroti pentingnya arah kebijakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait pembangunan kepemudaan serta kepastian kebijakan naturalisasi atlet. Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Senin (29/09) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Reni menekankan bahwa pembangunan pemuda harus menjadi prioritas utama sebelum masuk ke isu olahraga. Ia merujuk pada capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2024 yang masih berada di angka 56,33, yang meskipun bersifat kuantitatif, tetap menjadi acuan penting dalam menyiapkan kebijakan.

“Kalau kita bicara IPP, indikatornya ada lima: pendidikan, kesehatan, kesejahteraan pemuda, lapangan kerja, serta partisipasi dan kepemimpinan yang juga mencakup gender dan diskriminasi. Pertanyaan saya, dari indikator-indikator ini, Bapak Menteri akan lebih fokus meningkatkan sisi yang mana? Apakah di ketenagakerjaan, atau partisipasi dan kepemimpinan?” tegas Reni.

Ia menambahkan, dalam 100 hari pertama, Komisi X ingin melihat transformasi nyata yang dijanjikan Menpora. “Transformasi yang Bapak canangkan harus terasa sejak awal. Reformasi birokrasi, deregulasi, termasuk penghapusan Permen 14 yang menghambat prestasi olahraga, kami apresiasi. Begitu juga upaya menjajaki dana pensiun bersama Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Selain kepemudaan, Reni juga menyoroti isu olahraga, khususnya kekhawatiran terkait kebijakan naturalisasi atlet cabang olahraga (cabor) non-sepak bola. Hal ini ia sampaikan setelah kunjungan Komisi X ke Surabaya yang bertemu dengan pengurus KONI setempat.

“Sehari setelah Bapak dilantik Presiden Prabowo, muncul aspirasi soal kekhawatiran apakah naturalisasi akan dilakukan di cabor lain juga. Karena Pak Menteri sebelumnya di PSSI identik dengan naturalisasi sepak bola, wajar ada pertanyaan ini. Maka butuh pernyataan tegas dari Pak Menteri agar tidak menimbulkan spekulasi,” ungkap Reni.

Baca Juga:  Lestari Moerdijat Dorong Langkah Terukur Realisasikan Program Strategis Pendidikan

Di akhir, Reni juga mengingatkan agar organisasi induk olahraga seperti KONI, KORMI, hingga NPC mendapat perhatian serius dalam kebijakan Kemenpora.

Sumber: fraksi.pks.id

Bagikan: