Presiden Prabowo Subianto Janjikan Pendidikan Negeri Gratis Untuk Warga

Presiden Prabowo Subianto Janjikan Pendidikan Negeri Gratis Untuk Warga

Jakarta, PR Politik – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mempertegas komitmen pemerintah untuk memperluas dan menjamin keterjangkauan akses pendidikan bagi seluruh anak bangsa. Pernyataan strategis tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri Acara Puncak Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9).

Dalam pidato sambutannya, Presiden Prabowo mengungkapkan rencana untuk segera memimpin rapat terbatas (ratas) guna mematangkan formula pembebasan biaya pendidikan pada seluruh satuan pendidikan milik pemerintah. Menurut Presiden, jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sudah sepatutnya dapat diakses tanpa beban biaya.

“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” ucapnya di hadapan ribuan kader PAN.

Sejalan dengan arahan Kepala Negara, Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), menekankan bahwa pembenahan sektor pendidikan merupakan variabel kunci dalam melahirkan generasi kepemimpinan masa depan. Zulhas menilai generasi muda Indonesia wajib dibekali modal pendidikan yang membentuk karakter manusia unggul, inovatif, dan mandiri.

“Generasi yang mencintai bangsa dan negaranya, generasi yang memiliki integritas pribadi yang kuat, mereka adalah pemilik masa depan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mempertegas bahwa fasilitas pendidikan bermutu tinggi tidak boleh lagi dikategorikan sebagai barang mewah yang hanya dapat dinikmati masyarakat perkotaan atau kalangan ekonomi atas.

“Pendidikan berkualitas tidak boleh menjadi kemewahan. Tidak boleh hanya menjadi milik mereka yang lahir di kota-kota besar, atau keluarga yang mampu saja. Tidak boleh ada diskriminasi dalam pendidikan. Pendidikan adalah hak untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa,” ujarnya.

“Untuk itulah kita dukung Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda Transformasi. Kami ingin anak muda Indonesia tidak hanya menjadi penonton perubahan dunia, mereka harus menjadi pelakunya, muda, berdaya, dan mengubah Indonesia,” tandasnya.

Baca Juga:  Tangani Bahaya Radiasi Cs-137, KLH/BPLH Pimpin Satgas Dekontaminasi Kawasan Industri Cikande dan Relokasi 27 Keluarga

sumber : Kemensetneg