Jakarta, PR Politik – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara resmi membuka rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat. Pembukaan rangkaian acara bersejarah tersebut ditandai dengan seremoni kick-off yang dipusatkan di Senayan, Jakarta, Rabu (8/7).
Momentum seperempat abad perjalanan politik ini dijadikan sebagai draf refleksi mendalam sekaligus batu loncatan untuk memperkukuh komitmen pengabdian kepada masyarakat, serta merumuskan draf solusi konkret atas pelbagai tantangan krusial bangsa. Ia menuturkan bahwa perjalanan 25 tahun yang dilalui partai berlambang bintang mercy ini penuh dengan dinamika yang membentuk kedewasaan politik organisasi.
“Insyaallah pada 9 September 2026 nanti, Partai Demokrat genap berusia 25 tahun. Ini adalah perjalanan panjang yang diwarnai pasang surut, suka duka, serta jatuh bangun. Karena itu, momentum ini menjadi saat yang tepat bagi seluruh keluarga besar Partai Demokrat untuk menatap 25 tahun ke depan dengan optimisme dan semangat pengabdian yang semakin kuat,” tuturnya di hadapan ribuan kader.
Di tengah kompleksitas persoalan yang masih dihadapi akar rumput—seperti pemenuhan lapangan pekerjaan, eskalasi kesejahteraan keluarga, hingga isu krisis ekologi—AHY menegaskan jajaran kadernya wajib melekat di tengah masyarakat untuk menjaring aspirasi.
“Demokrat lahir dari rakyat, bersama rakyat, dan untuk rakyat. Karena itu, yang harus selalu menjadi prioritas adalah bagaimana kita menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat hari ini maupun tantangan yang akan dihadapi di masa depan,” tegasnya.
Ia secara khusus menginstruksikan seluruh jajaran pengurus pusat hingga ranting untuk melipatgandakan keaktifan mereka dalam mengawal jalannya roda pembangunan nasional. Terlebih, posisi Demokrat hari ini secara resmi berada dalam barisan pemenang sebagai bagian dari pemerintahan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai wujud perayaan masif, Panitia Besar HUT ke-25 Partai Demokrat telah menyusun draf agenda perhelatan yang akan dilaksanakan secara serentak di 38 provinsi serta 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut dikemas melalui kompetisi olahraga, festival industri kreatif digital, aksi sosial, hingga kampanye masif gerakan peduli lingkungan hidup.
Ia mengingatkan bahwa draf indikator kesuksesan pembangunan nasional tidak boleh hanya diukur dari angka pertumbuhan ekonomi makro semata, melainkan wajib berjalan selaras dengan pemeliharaan ekosistem alam.
“Kita ingin memastikan bahwa selain fokus pada pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat, Indonesia juga semakin baik dalam mengelola lingkungan hidup. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk bumi yang lebih lestari dan masa depan generasi penerus,” jelasnya.
Agenda kick-off yang didominasi oleh kelompok kader muda ini turut dihadiri jajaran petinggi partai, di antaranya Sekjen Herman Khaeron, Bendum Irwan Fecho, Sekretaris Majelis Tinggi Teuku Riefky Harsya, Ketua Umum Srikandi Demokrat Annisa Pohan Yudhoyono, Ketua PIA Fraksi Demokrat Aliya Rajasa Yudhoyono, Kepala Bappilu Iftitah Sulaiman, Kepala BPJK Hillary Brigitta Lasut, serta Ketua Panitia Rian Syaf.















