Menkeu Suahasil Minta BPDLH Perkuat Kredibilitas Pembiayaan Lingkungan Hidup

Pembiayaan Lingkungan Hidup

Jakarta, PR Politik – Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan pentingnya peran Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) untuk tampil sebagai institusi yang tangguh dalam menghubungkan sumber pembiayaan lingkungan hidup, khususnya dari mitra internasional. Hal tersebut disampaikan Menkeu Suahasil dalam Peringatan Hari Ulang Tahun ke-7 BPDLH, Jumat (9/10).

“Saya sekali lagi ingin menggarisbawahi, menjadi lembaga yang dipercaya, yang kredibel untuk menghubungkan sumber pembiayaan, terutama dari dunia internasional, dengan kebutuhan nyata perlindungan lingkungan hidup yang dikerjakan oleh seluruh kementerian dan lembaga,” tegasnya.

Sejak berdiri, keberadaan lembaga BPDLH kredibel ini telah mengelola dana mencapai USD1,3 miliar dari donor dan APBN. Dana tersebut dialokasikan bagi program rehabilitasi mangrove, pengelolaan karbon, hingga skema pembiayaan lingkungan hidup berbasis penanggulangan risiko bencana secara terpadu.

Guna menjaga reputasi BPDLH kredibel, ia meminta adanya penguatan keterkaitan antara pendanaan mitra internasional dengan program prioritas pemerintah yang didukung APBN.

“Donor adalah satu hal, tetapi kemudian memberi tahu kepada mitra internasional kita bahwa Indonesia juga punya satu set agenda dan agenda ini dibiayai oleh budget, dan kalau mitra pembangunan internasional kita akan masuk, itu menjadi komplemen dari budget tersebut, itu akan menjadi suatu narasi yang menciptakan kredibilitas kita ke depan,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya efektivitas pengelolaan Pooling Fund Bencana (PFB) jangka panjang agar pendanaan tidak sekadar menjawab kebutuhan jangka pendek. BPDLH diharapkan dapat terus menjadi pilar utama dalam menghadirkan pembiayaan lingkungan hidup yang transparan, akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi kelestarian alam nasional.

“Saya mau minta untuk BPDLH yang saat ini mendapatkan kepercayaan mengelola Pooling Fund Bencana, jadilah pengelola dana abadi Pooling Fund Bencana kita dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga:  Menlu Sugiono Pimpin Pertemuan Joint Commission Meeting ke-10 Dengan Menlu Thailand

“Terus menjadi institusi yang dipercaya, kredibel, berdampak, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju dan berkelanjutan,” pungkasnya.

sumber : Kemenkeu