Jakarta, PR Politik – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim mendorong kota-kota di Indonesia untuk gencar memajukan potensi wisata urban tourism. Hal tersebut ditegaskannya usai melakukan kunjungan ke Kawasan Kota Tua Jakarta pada Kamis (15/10).
Politisi yang akrab disapa Nunik ini menilai tidak semua wilayah memiliki anugerah keindahan alam. Kendati demikian, kreativitas daerah perkotaan tidak boleh surut dan wisata urban tourism menjadi alternatif strategis sebagai penggerak roda ekonomi daerah.
Ia memaparkan bahwa ruang lingkup wisata urban tourism mencakup wisata sejarah, budaya, pusat perbelanjaan, ragam kuliner, seni, hingga kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions).
“Seperti di daerah asal saya Lampung, Kota Bandar lampung dan Metro memiliki potensi untuk mengembangkan urban tourism, dimana sejarah, heritage hingga kuliner tersedia dan menjadi daya tarik tersendiri,” ungkapnya.
Ia tak menampik bahwa eksekusi konsep wisata urban tourism memerlukan perencanaan terpadu serta dukungan pemerintah pusat dalam menyusun regulasi dan mendorong sinergi antarwilayah.
“Penguatan kolaborasi dan perencanaan yang terarah, ia mengharapkan urban tourism dapat menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata nasional,” tambahnya .
Lebih jauh, ia mengajak kota-kota di Indonesia mengambil pelajaran dari destinasi global dunia seperti New York, London, Tokyo, Paris, dan Dubai yang mengandalkan keunggulan infrastruktur, kebudayaan, perdagangan, serta hiburan.
“Dalam konteks kota global dan urban tourism daya tarik wisata sering dijadikan tolak ukur dalam penilaian bersama dengan penilaian infrastruktur, konektifitas, peran bisnis, tingkat keberlanjutan dan kontribusi kebudayaan,” pungkasnya mengenai prospek wisata urban tourism.
sumber : Fraksi PKB















