Kementerian Luar Negeri Gelar Misi Bisnis INA-LAC di Brasil, Perkuat Diplomasi Ekonomi dengan Amerika Latin dan Karibia

Jakarta, PR Politik – Sebagai bentuk penajaman diplomasi ekonomi, Kementerian Luar Negeri terus memperkuat komitmennya untuk mendorong peningkatan perdagangan dan investasi Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia. Menyusul keberhasilan misi bisnis ke Peru tahun 2024, Kementerian Luar Negeri akan menggelar Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC) Business Mission di São Paulo, Brasil pada 22-23 September 2025.

Dengan mengusung tema “Charging Towards Sustainable and Resilient Business Partnerships”, Indonesia dan kawasan akan melanjutkan kolaborasi bisnis dengan fokus pada pembangunan kemitraan baru yang berkelanjutan dan makin tangguh di tengah tantangan global. São Paulo dipilih menjadi lokasi penyelenggaraan tahun ini, mengingat posisi strategisnya sebagai pusat bisnis terbesar di Brasil, maupun untuk kawasan Amerika Latin dan Karibia.

Dalam misi bisnis kali ini, Kementerian Luar Negeri memfasilitasi lebih dari 15 pelaku usaha Indonesia skala menengah hingga besar, untuk mempromosikan produk unggulan di sektor energi, otomotif, kesehatan, makanan dan minuman, hingga industri strategis. Misi bisnis di São Paulo ini akan mempertemukan para pelaku bisnis Indonesia dengan 200 pelaku bisnis yang targeted sesuai sektor, melalui rangkaian kegiatan mencakup table top exhibition, business pitching, business matching, dan networking events serta kunjungan lapangan ke mitra bisnis di São Paulo.

Kawasan Amerika Latin dan Karibia merupakan mitra bisnis penting dan pasar non-tradisional yang sangat potensial untuk mendukung peningkatan ekonomi nasional. Kementerian Luar Negeri berkomitmen penuh untuk mendukung penguatan interaksi antar para pelaku bisnis. Setelah 5 kali penyelenggaraan INALAC Business Forum di Jakarta (2019-2023), pada September 2024 dilakukan terobosan baru dengan membawa INALAC Business Forum and Trade Mission ke Lima, Peru. Misi bisnis INALAC di São Paulo merupakan misi ke-2 yang diselenggarakan di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tegaskan Dukungan Nyata untuk Palestina di Forum PUIC ke-19

Nilai perdagangan Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia tercatat meningkat signifikan, dari USD 7,59 miliar pada 2018 menjadi USD 14,43 miliar pada 2024. Diharapkan, forum ini semakin mempererat hubungan ekonomi Indonesia dengan kawasan Amerika Latin dan Karibia, sekaligus mendukung agenda penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di tingkat global.

 

 

sumber : Kemlu RI

Bagikan: