Keberhasilan PKB Jawa Tengah di Pilkada 2024 Dapat Apresiasi dari Gus Muhaimin

Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar | Foto: Istimewa

Semarang, PR Politik (16/12) – Keberhasilan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Tengah memenangkan Pilkada di 21 Kabupaten/Kota mendapat apresiasi khusus dari Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar. Pria yang akrab disapa Gus Muhaimin itu menitipkan agenda pemberdayaan masyarakat Jawa Tengah kepada bupati dan wali kota yang diusung oleh PKB.

“Ini prestasi terbaik sepanjang kepemimpinan DPW (Dewan Perwakilan Wilayah), tepuk tangan untuk Gus Yusuf (Ketua PKB Jateng, Yusuf Chudlori). Nggak sia-sia pulang pergi Jakarta untuk meyakinkan,” kata Gus Muhaimin saat kegiatan “Meet & Greet Gus Muhaimin Iskandar: Memberdayakan Masyarakat Jateng Menuju Indonesia Emas 2045” di Hotel Patra, Kota Semarang.

Dalam gelaran Pilkada Serentak 2024 di Jawa Tengah, PKB berhasil tampil dominan. Dari 35 rekomendasi DPP PKB untuk pilkada kabupaten/kota se-Jateng, 24 rekomendasi diberikan untuk kader dan 11 untuk non-kader. Hasilnya, 14 kader PKB menang, terdiri dari 4 orang yang terpilih sebagai bupati dan 10 orang sebagai wakil wali kota atau wakil bupati.

Selain itu, dalam kontestasi Pilgub Jateng, di mana PKB menjadi salah satu partai pengusung Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen, PKB juga berhasil memenangkan kontestasi tersebut, mengungguli pasangan Andika Perkasa – Hendrar Prihadi.

Baca Juga: Reni Astuti Luncurkan Program ‘Bu Reni Sambang Kampung’ untuk Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Gus Muhaimin mengingatkan para kepala daerah yang menang untuk berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pertempuran yang dilakukan PKB di politik adalah pertempuran nilai-nilai, ajaran, dan doktrin untuk memberikan makna kepada masyarakat.

Gus Muhaimin, yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Kabinet Merah Putih, menyebutkan bahwa dalam waktu maksimal dua tahun, pihaknya akan memberantas kemiskinan ekstrem, termasuk di Jawa Tengah. Oleh karena itu, para kader dan non-kader yang terpilih sebagai kepala atau wakil kepala daerah diharapkan bekerja keras untuk mewujudkan hal tersebut.

“(Angka) kemiskinan di Indonesia 9,3%. Untuk miskin ekstrem, dalam dua tahun ini kita sikat habis, Pak Prabowo sudah perintahkan. Maksimal dua tahun, syukur-syukur satu tahun atau satu setengah tahun selesai. Di Jateng, kemiskinan ekstrem ada di Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, dan Brebes,” ungkapnya.

 

Sumber: fraksipkb.com