Indonesia Kecam Agresi Israel, Dukung Solusi Dua Negara di KTT OKI Qatar

Doha, PR Politik – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, mewakili Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Darurat Arab-Islam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Doha, Qatar. KTT Darurat diselenggarakan menyusul serangan Israel terhadap Qatar pada 9 September 2025. Partisipasi Menlu Sugiono melanjutkan kunjungan Presiden Prabowo sebelumnya ke Doha, Qatar, dan Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab.

Dalam pidatonya, Menlu Sugiono menegaskan solidaritas Indonesia terhadap rakyat dan Pemerintah Qatar. “Agresi Israel minggu lalu bukan hanya pelanggaran kedaulatan Qatar, tetapi juga pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, Piagam PBB dan prinsip-prinsip OKI, serta merupakan ancaman serius bagi perdamaian regional dan global,” pungkasnya.

Menlu Sugiono juga menggarisbawahi kembali komitmen Indonesia mendukung penuh rakyat Palestina. “Tidak akan ada perdamaian abadi tanpa solusi dua negara. Jalan menuju perdamaian tetap satu: terwujudnya Negara Palestina merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut menghasilkan Joint Communiqué yang berisi kecaman kolektif atas serangan Israel ke Doha. Komunike tersebut juga menegaskan solidaritas terhadap Qatar dan dukungan terhadap upaya mediasi Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat, serta memuat komitmen bersama untuk terus mendorong Solusi Dua Negara, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota Palestina.

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang beranggotakan 57 negara termasuk Indonesia, dibentuk pada tahun 1969. KTT Darurat di Doha menjadi momentum penting bagi dunia Islam untuk menunjukkan kepemimpinan kolektif dalam memperjuangkan perdamaian, keadilan, dan solidaritas di kawasan.

KTT Darurat Arab-Islam di Doha dipimpin Amir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, dan dihadiri 22 Kepala Negara dan Pemerintahan anggota OKI dan Liga Arab.

 

Baca Juga:  Indonesia-AS Resmi Tingkatkan Status Kerja Sama Menjadi Major Defense Cooperation Partnership

sumber : Kemenlu RI

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru