Jakarta, PR Politik – Gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan fasilitas ambulans udara serta layanan dokter terbang mendapatkan dukungan penuh dari Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian. Program ini dinilai menjadi solusi konkret untuk mengatasi kesenjangan dan memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil yang sukar dijangkau jalur darat.
Rencana strategis tersebut sebelumnya dipaparkan langsung oleh Presiden Prabowo dalam Pidato Penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jumat (14/8). Presiden menegaskan bahwa pemerintah akan menyediakan armada helikopter hingga pesawat berukuran kecil yang mampu mendarat di medan-medan sulit demi mengevakuasi warga yang membutuhkan pertolongan medis darurat.
“Kita juga akan membuat ambulans udara dengan helikopter, dengan pesawat kecil yang bisa mendarat di lapangan-lapangan rumput, di lapangan-lapangan pasir, bisa mendarat di pinggir sungai supaya tidak ada rakyat kita yang tidak bisa dievakuasi kalau dia sakit,” ujarnya.
Ia turut menyoroti berbagai laporan mengenai kondisi masyarakat di pelosok yang terpaksa menempuh perjalanan darat maupun perairan hingga berjam-jam hanya untuk menjangkau fasilitas kesehatan terdekat. Keterbatasan akses geografis inilah yang mendasari pentingnya inovasi transportasi medis udara.
Menanggapi wacana tersebut, ia menilai ketersediaan ambulans udara dan tim dokter terbang di negara kepulauan seperti Indonesia bukanlah sekadar fasilitas pelengkap, melainkan kebutuhan dasar keselamatan publik.
“Di berbagai negara, ambulans dan dokter terbang itu standar keselamatan, bukan gaya-gayaan. Indonesia negara kepulauan, bagi warga pelosok, akses udara adalah harapan penyambung nyawa,” tulisnya melalui unggahannya, Minggu (16/8).
Ia menambahkan, sebagai negara archipelago, pemerataan sektor kesehatan di Indonesia tidak lagi cukup hanya bergantung pada jalur darat. Keterlibatan armada udara secara signifikan dapat memangkas waktu evakuasi medis pada situasi krisis.
Ia juga menyayangkan pihak-pihak yang memandang sebelah mata komitmen pemerintah dalam memperluas jangkauan layanan dasar ke pelosok negeri.
“Mencibir komitmen Presiden Prabowo dalam menghadirkan fasilitas tersebut cuma memperlihatkan betapa tumpulnya kecerdasan dan empati para pembenci. Negara ingin hadir hingga pelosok negeri, berbagai layanan sedang dibenahi,” sambungnya.
Inisiatif ini menjadi bagian terintegrasi dari agenda besar pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan primer nasional. Selain pengadaan moda udara, pemerintah turut menargetkan perbaikan ribuan Puskesmas serta peningkatan kapasitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di seluruh pelosok Indonesia.
sumber : Fraksi Gerindra















