Dukung Gerakan ASRI dan Rehabilitasi Lahan Kritis, Menhut Raja Juli Antoni Resmikan Persemaian Sriwijaya Kemampo Berkapasitas 5 Juta Bibit

Banyuasin, PR Politik – Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, meresmikan secara langsung Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo yang berlokasi di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (7/8). Peresmian ini menjadi pijakan strategis Kementerian Kehutanan dalam memperkuat penyediaan bibit pohon berkualitas tinggi untuk program rehabilitasi hutan dan lahan, sekaligus menyokong Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pengarahannya, ia menggarisbawahi bahwa kunci sukses pembangunan ekosistem hutan nasional bermula dari penyiapan benih dan bibit yang unggul di tahap awal.

“Membangun hutan tidak dimulai dari menanam pohon, melainkan dari menyiapkan bibit yang unggul dan sesuai dengan karakter tapak. Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo adalah titik awal, bukan pelengkap, dari seluruh upaya rehabilitasi hutan dan lahan yang akan kita jalankan ke depan,” ujarnya.

Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo dibangun di atas lahan seluas 6 hektare dan diproyeksikan mampu memproduksi hingga 5 juta batang bibit per tahun. Kawasan ini disokong oleh 18 sarana dan prasarana terintegrasi modern, mulai dari motherplant house, rooting house, shading house, selection house, water treatment plant, embung penampungan air, hingga rumah produksi otomatis untuk menjaga keberlanjutan proses pembibitan.

Ragam bibit yang dibudidayakan mencakup komoditas kayu-kayuan seperti sengon, mahoni, dan meranti; tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) seperti petai, jengkol, durian, dan alpukat; hingga jenis tanaman estetika kota seperti ketapang kencana dan tabebuya.

Seluruh bibit hasil produksi akan dibagikan secara cuma-cuma (gratis) kepada publik untuk mendorong rehabilitasi lahan maupun gerakan penanaman swadaya. Perorangan dapat mengajukan permohonan hingga 2.000 batang bibit, sedangkan organisasi kelompok atau instansi pemerintah berhak mendapatkan hingga 10.000 batang bibit.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tinjau Langsung Posko Pengungsian di Langkat, Tekankan Percepatan Penanganan Air Bersih dan Infrastruktur

Ia menambahkan, pengoperasian persemaian ini merupakan bagian dari komitmen internasional Indonesia dalam menekan angka lahan terdegradasi sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo di panggung dunia. Keberadaan fasilitas ini sangat mendesak bagi Provinsi Sumatera Selatan yang masih memiliki ratusan ribu hektare area lahan kritis yang membutuhkan penanganan penghijauan masif.

Pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo merupakan buah kolaborasi sinergis antara Kementerian Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum, dan APP Group yang dirintis melalui penandatanganan nota kesepahaman sejak tahun 2023. Kini, fasilitas persemaian tersebut telah beroperasi penuh dan siap menjadi hub penyediaan bibit unggul bagi pemulihan ekosistem di Sumatera Selatan dan wilayah sekitarnya.

sumber : Kemenhut