Dorong Transformasi Layanan, Kemnaker Tekankan Pengantar Kerja Perkuat Inovasi dan Kolaborasi dengan JICA

Jakarta, PR Politik – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong Pengantar Kerja untuk memperkuat inovasi dalam kegiatan Community of Practice (CoP) Pejabat Fungsional Pengantar Kerja yang berkolaborasi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) di ruang Tridarma, Kemnaker, Jakarta, Rabu (26/11).

Kegiatan CoP ini merupakan hasil kolaborasi Indonesia bersama Jepang untuk meningkatkan eksistensi, kualitas, kapasitas, adaptasi, serta akuntabilitas layanan Pengantar Kerja di seluruh Indonesia. CoP juga bertujuan memperkuat kolaborasi seluruh stakeholder dalam transformasi Public Employment Services (PES).

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan bahwa inovasi Pengantar Kerja mencakup:

  • Profiling dan pemetaan kompetensi pencari kerja.

  • Case management dan pendampingan personal.

  • Job matching konsultasi virtual.

“Inovasi lain yakni melakukan komunikasi aktif ke perusahaan (kunjungan, job canvassing) dan pelayanan inklusif dan ramah terhadap kelompok rentan,” ujar Menaker Yassierli dalam sambutannya.

Menaker Yassierli menjelaskan bahwa PES harus diperkuat dan ditransformasi dengan cara mengetahui tren maupun tantangan yang sedang terjadi, seperti perubahan dunia kerja yang cepat (VUCA), mismatch keterampilan yang masih tinggi, dan kebutuhan layanan yang lebih inklusif bagi kelompok rentan.

Penguatan PES, lanjut Yassierli, difokuskan pada:

  • Digitalisasi layanan melalui platform SIAPKerja/SISNAKER.

  • Penguatan data pasar kerja yang lebih akurat dan terintegrasi.

  • Sinkronisasi pelatihan-penempatan bersama lembaga pelatihan dan mitra industri.

  • Kolaborasi pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Kepada para Pengantar Kerja, Yassierli berpesan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan industri dan sektor lokal, konsisten mencatat, membagikan, dan mereplikasi praktik baik, serta menjadi ujung tombak peningkatan kualitas penempatan kerja.

Sementara Plt. Dirjen Binapenta & PKK Kemnaker, Estiarty Haryani, berharap melalui CoP ini, Pengantar Kerja dapat mengadopsi pengalaman terbaik pelaksanaan layanan antar kerja dari para praktisi dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga:  Atasi Polusi Udara, DKI Jakarta Perkuat Kerja Sama Lintas Daerah

“Kami juga berharap CoP ini menghasilnya meningkatnya layanan antar kerja kepada pencari kerja, khususnya pembelajaran praktik baik yang sudah berjalan, sehingga layanan yang lebih baik dapat dipraktikkan di tiap dinas daerah. Termasuk meningkatnya eksistensi Pengantar Kerja,” ujarnya.

sumber : Kemnaker RI

Bagikan:

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

Infografis Terbaru