Kendari, PR Politik – Perjalanan hidup Ferry Irawan tercatat tidak berjalan di satu jalur yang lurus. Sebelum resmi dipercaya memimpin nahkoda Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Sulawesi Tenggara (Sultra), sosoknya telah lebih dulu ditempa keras sebagai prajurit TNI Angkatan Laut, berkiprah di sektor dunia usaha makro, hingga aktif memimpin berbagai organisasi strategis di daerah.
Meski bidang yang digelutinya bertransformasi, ada satu nilai fundamental yang konsisten dibawanya: disiplin baja. Bagi pria kelahiran Prabumulih, 30 Oktober 1980 ini, kepemimpinan bukanlah sekadar urusan formalitas jabatan, melainkan kemampuan mutlak dalam membangun kepercayaan (trust building), menggerakkan mesin organisasi, serta memastikan setiap target politik dapat diwujudkan melalui eksekusi kerja nyata di lapangan.
Selama 14 tahun penuh, ia mengabdikan hidupnya sebagai prajurit korps perairan TNI Angkatan Laut. Lingkungan militer yang ketat terbukti andal membentuk karakter kepemimpinannya yang tegas, taktis terukur, serta berorientasi ketat pada hasil (outcome-oriented).
“Mulai tahun 2002 sampai 2016, saya berdinas di TNI Angkatan Laut. Berjalannya waktu, saya ingin terjun salah satunya ke dunia politik, maka saya mengajukan resign,” ungkapnya membuka draf perjalanan kariernya.
Pasca-meninggalkan dunia militer, lulusan Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) ini langsung bermanuver melanjutkan karier profesionalnya di sektor pertambangan, salah satu klaster bisnis strategis yang menjadi tulang punggung perekonomian di yurisdiksi Sultra. Pengalaman empiris di dunia usaha ini memperkaya kemampuannya dalam mengelola organisasi skala besar, mengambil keputusan krusial di bawah tekanan, serta merajut kolaborasi hibrida dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders).
Namun baginya, limpahan pengalaman tersebut dirasa belum cukup jika hanya diisolasi untuk kepentingan profesional korporasi semata. Ia mengunci keyakinan bahwa kapasitas kepemimpinan harus menyuplai timbal balik (multiplier effect) yang lebih luas bagi masyarakat horizontal. Atas dasar itu, dirinya aktif memimpin berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk dipercaya menduduki kursi Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Sultra yang fokus pada pembinaan atlet dan regenerasi prestasi berkelanjutan.
Prinsip manajerial yang solid tersebut kini diadopsi total untuk memanaskan mesin Partai Perindo Sultra. Usai menerima mandat resmi sebagai Ketua DPW, Ferry bergerak lincah memperketat sirkuit konsolidasi internal organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota di bumi Sultra.
“Saya berkomitmen membesarkan Partai Perindo di Sulawesi Tenggara dengan membangun dan memperkuat struktur kepartaian secara mandiri di seluruh kabupaten/kota,” tuturnya membeberkan pakta integritas kepemimpinan.
Menurut analisisnya, kekuatan utama partai politik wajib dibangun dari fondasi jaringan struktural yang mengakar kuat di akar rumput dan bersih dari kepengurusan pasif di atas kertas.
“Kami ingin memastikan seluruh 17 kabupaten dan kota memiliki kepengurusan yang aktif dan solid. Jika kepengurusan sudah lengkap, maka konsolidasi dan kerja-kerja politik akan berjalan efektif,” cetusnya melempar instruksi pengorganisasian.
Melalui penguatan struktur organisasi yang masif tersebut, Ferry memasang target tinggi agar Partai Perindo mampu melompat menjadi kekuatan politik baru yang diperhitungkan di jazirah Sulawesi Tenggara. Salah satu target makro yang dibidiknya adalah memecah telur untuk mengirimkan perwakilan perdana Perindo ke Senayan melalui daerah pemilihan (dapil) Sultra.
“Kami akan berjuang untuk memperoleh satu kursi DPR RI dari daerah pemilihan Provinsi Sulawesi Tenggara,” tegasnya tanpa kompromi.
Baginya, migrasi dari barak militer menuju panggung politik praktis bukanlah sebuah perubahan arah hidup, melainkan kelanjutan dari satu garis linier tujuan utama: mengabdi pada negara.
Menutup laporannya, perpaduan antara disiplin militer, kemahiran dunia usaha, dan jaringan organisasi yang luas ini diproyeksikan andal meningkatkan tingkat kepercayaan (public trust) masyarakat. Langkah pemenangan yang transparan dan akuntabel ini dijamin akan terus digulirkan secara terukur demi membawa Perindo semakin melekat di hati rakyat Sultra secara berkelanjutan.
sumber : Partai Perindo















