Kendari, PR Politik – Keterampilan tata rias saat ini tidak lagi sekadar urusan menunjang penampilan fisik. Bagi kaum hawa, kemampuan merias wajah kini berpotensi besar menjadi jembatan untuk membuka peluang usaha mandiri dan menambah pendapatan keluarga. Fenomena ini terlihat dari tingginya antusiasme 150 perempuan dari berbagai penjuru Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), yang memadati kelas tata rias gratis besutan DPW Kartini Perindo Sultra.
Kegiatan bertajuk “Exclusive Make Up Class: Wujudkan Mimpi Bersama Kartini Perindo” yang bergulir akhir pekan lalu tersebut didesain sebagai ruang laboratorium belajar bagi para peserta. Di sana, mereka membedah langsung teknik riasan wajah dari praktisi profesional di bidang kecantikan. Selain mentransfer ilmu, agenda ini juga diarahkan untuk memacu rasa percaya diri kaum perempuan agar berani mengomersialkan keterampilan yang memiliki nilai ekonomi tinggi tersebut.
Ketua DPW Kartini Perindo Sultra, Desi Ariani, memaparkan bahwa program pelatihan ini sengaja disajikan tanpa memungut biaya agar mampu merangkul lebih banyak perempuan yang memiliki keterbatasan akses modal untuk belajar.
“Harapannya keterampilan ini bukan hanya menambah kepercayaan diri, tetapi juga bisa menjadi bekal untuk berkarya dan membuka peluang usaha,” ujarnya, Rabu (24/6).
Menurut analisisnya yang juga berkarier sebagai Makeup Artist (MUA) profesional, industri tata rias terus bergerak dinamis dan menyuplai pangsa pasar yang sangat menjanjikan bagi perempuan yang mau menekuninya secara serius. Berangkat dari kondisi itu, Kartini Perindo mengambil peran dengan menghadirkan wadah edukasi inklusif yang mudah diakses oleh masyarakat horizontal.
Rangkaian acara di lapangan terpantau padat, mulai dari demonstrasi teknik kosmetik, beauty class interaktif, hingga praktik merias diri secara mandiri oleh seluruh peserta. Suasana pelatihan semakin hidup saat panitia menggelar penilaian khusus untuk kategori Best Alis serta membagikan stimulus hadiah bagi para peserta dengan karya terbaik.
Sinyal dukungan senada ditiupkan oleh Ketua DPW Partai Perindo Sultra, Ferry Irawan. Ia menilai bahwa sektor ekonomi kreatif berbasis kecantikan merupakan salah satu klaster usaha yang memiliki prospek finansial menjanjikan bagi perempuan. Oleh sebab itu, struktur partai berkomitmen penuh menyokong ruang-ruang kreasi yang berfokus pada eskalasi kapasitas perempuan di daerah.
“Kami berikan secara gratis agar bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Yang penting ibu-ibu bisa maju, berkembang dan punya keterampilan yang bisa menjadi bekal untuk berkarya,” tuturnya memberikan motivasi.
Merespons membludaknya jumlah pendaftar, ia memastikan bahwa program pemberdayaan sejenis akan direplikasi kembali dalam skala yang jauh lebih masif. Langkah ini diambil guna mengakomodasi tingginya minat warga yang belum terfasilitasi pada gelombang pertama.
“Kuotanya kali ini 150 peserta. Ke depan akan kami perbesar lagi, bahkan bisa lebih dari dua kali lipat,” ucapnya memungkasi pernyataannya.
sumber : Perindo















