Jakarta, PR Politik – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akhirnya membeberkan draf alasan filosofis di balik keputusan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih tiga provinsi strategis sebagai lokalisasi safari politiknya. Ketiga wilayah administrasi yang masuk dalam manifes kunjungan tersebut meliputi Provinsi Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat (Jabar).
Ketua DPP PSI, Bestari Barus, mengungkapkan bahwa basis penentuan wilayah tersebut tidak terlepas dari rekam jejak historis yang positif terkait akselerasi pembangunan infrastruktur yang masif di ketiga provinsi tersebut sepanjang Jokowi menjabat sebagai kepala negara.
“Berbasis kepada siapa yang mengundang paling cepat dan historis juga mungkin ya,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan telepon, Jumat (29/5).
Bestari menguraikan, jalinan memori kolektif masyarakat Lampung, NTT, dan Jawa Barat terhadap proyek mercusuar maupun fasilitas umum yang diresmikan Jokowi menjadi modal politik yang sangat berharga. Faktor kepuasan publik (approval rating) ini dianalisis bakal bertindak sebagai daya dorong elektoral bagi masyarakat setempat untuk melayangkan dukungan suara kepada PSI pada konjungtur politik ke depan.
“Kita tahu Lampung itu sentuhan Pak Jokowi di sana cukup banyak. Ingat nggak dulu beliau berhenti di jalan yang busuk itu akhirnya diperbagus?” katanya mengingatkan kembali momen monumental inspeksi dadakan jalan rusak di Lampung beberapa tahun silam.
Tak hanya Lampung, Bestari juga membedah kedekatan emosional antara Jokowi dengan konstituen di wilayah Indonesia Timur. Menurutnya, pembangunan berbagai infrastruktur dasar di NTT telah memberikan dampak rambatan (multiplier effect) yang riil bagi roda ekonomi rakyat setempat.
“Nah, kalau NTT ya bersyukurlah bahwa masyarakat NTT itu banyak melihat dan menikmati hasil dari kunjungan Pak Jokowi selama beliau jadi presiden itu. Lebih dari 20 kali lho datang ke NTT itu,” sambung politisi kawakan tersebut merinci intensitas perhatian mantan presiden.
Merujuk pada draf jadwal sirkulasi yang disusun, agenda safari politik akbar Jokowi bersama jajaran menteri dan elite mawar tersebut bakal resmi kick-off pada bulan Juni depan. Protokol kunjungan diproyeksikan bakal berlangsung secara maraton selama beberapa hari di masing-masing provinsi target.
Pihak internal PSI menaruh harapan besar agar draf safari siber dan lapangan ini berjalan mulus demi mempertebal garis konsolidasi partai di tingkat daerah.
“Harapan kami Pak Jokowi tetap sehat bersama PSI. Dan satu harapan jugalah yang tadi saya sampaikan, mudah-mudahan juga Pak Jokowi dapat menjelaskan posisi politik beliau hari ini sudah bersama PSI,” pungkasnya menutup draf keterangannya dengan harapan adanya deklarasi penegasan status politik formal dari Jokowi.
sumber : PSI















